Wagiman The Series (Angki and The Nephew-2008)

P.S. postingan ini udah ngendon lama di draft. Postingan selanjutnya tak lain dan tak bukan adalah FJB 2008

Walau koneksi internet di kantor cepat wal affiat, tapi banyak sekali situs yang terblokir. Yang jelas-jelas diblokir adalah blogspot[dot]com. Dan Beruntunglah Angki udah pindah ke wotpress, jadi ketika istirahat setelah makan siang, bisa nulis di notepad dan dipublish di wotpress.

Selain blogspot[dot]com yang diblokir, ternyata Picasa tak beda jauh dengan blogspot. Ketika berkunjung ke Warnet dan masuk ke PIcasa ituh, ada album yang bikin terpingkal-pingkal. Salah satunya adalah:

Bedak g\' rata

Dua orang nak-kanak children itu tak lain dan tak bukan adalah ponakan Angki. Si Baju kotak-kotak bercelana kuning itu adalah Mohammad Ainur Rafli (8th). Dari nama aja udah jelas kelakuannya kayak siapa?? :lol:

Yang bedak’e awut-awutan iku, bernama Dhani Surya Danang Saputra (6th). G’ tau apakah ortunya (Mbakku & Suamine) dulu ngidam Surya Syahputra atau Oomnya ini emang mirip Surya Sahputer :mrgreen:   , jadi dinamakan si Sur itu.

Saya Monyet

Djenar Maesa Ayu

Kamu gimana???

Penantian Yang Tertunda (Kangen Band-2007)

Dari ratusan puluhan buku yang Angki koleksi, ternyata ada dua buku yang belum Angki selesaikan membacanya. Yaitu

Aku, Buku dan Sepotong Sajak Cinta by Muhidin M. Dahlan dan Measuring The World by Daniel Kehlmann.

Aku, Buku dan Sepotong Sajak Cinta by Muhidin M. Dahlan (Gus Muh): Buku ini lebih tepat jika dikatakan sebuah biografi dari Muhidin M. Dahlan. Karena buku ini merupakan transkip wawancara yang direkam ditulis ulang oleh Sekarwangi . Ironisnya, tujuh hari setelah percakapan wawancara itu, Muhidin M. Dahlan meninggal karena ditabrak becak bus yang melintas di depan gang rumahnya di Utara Yogyakarta ( Mav tidak disebutkan nama daerah tempat Gus Muh tinggal.).

Percakapan Wawancara Sekarwangi dengan Gus Muh ini sangat unik. Prolog dari Sekarwangi di buku ini menyebutkan bahwa dia tidak merekam pembicaraan wawancara dan juga tidak mencatat wawancara itu. Sekarwangi hanya diperbolehkan mendengarkan.

Sekarwangi (S) : “Boleh kita mulai?”
Gus Muh (M) : “Silahkan”
Ketika sekarwangi mengeluarkan tape recorder dan hendak memencet tombol merah *untuk record*, Gus Muh langsung mencegahnya.
M: “Jangan”
S: “Kenapa??”
M: “Jangan rekam suaraku. Aku tidak mau ada yang merekam suaraku.
S: “Tapi dicatat boleh kan??”
M: “Juga jangan!!”
S: “……………..”
M:”Jangan bingung. Saya tidak biasa ditulis atau menulis ketika ketika berbicara secara langsung begini. Harap kamu mengerti yang satu itu.”
S:”Lalu gimana donk???”
M: “Dengarkan saja. Kalo kamu tidak sepakat atau marah ya sudah. Silahkan pulang dari rumahku

Akhirnya daripada gatot (gagal total),Sekarwangi menurut atas segala permintaan Gus Muh tersebut.

Buku ini memiliki tiga bagian, anggaplah bagian itu adalah bab. Dalam penulisan tiap bagian terusun pengakuan-pengakuan (*bisa dibilang sub bab gitu deh*) hingga tersusun sampai pengakuan keduabelas. Buku yang Angki baca ini merupakan cetakan kedua dari penerbit Media Abadi, Yogyakarta. Buku ini adalah pemberian dari temen si Gadis. Setelah tidak bersama si Gadis lagi, Angki berkenalan dengan temen si Gadis ini. Buku ini diberikan sebagai tanda perpisahan temen si Gadis dengan Angki. Karena dia akan merantau ke Jakarta dan Angki masih berusaha menyelesaikan TAmenetap di SBY. Sebetulnya dia cukup baik, tapi saudara-saudaranya itu loooh yang sinis berat ama Angki. DUuuuuuhhh kok jadi curhat seehhhh.



Buku yang kedua “Measuring The World”by Daniel Kehlmann . Buku ini, Angki tau dari bookclub Jawa Pos. Udah lama sih direview di Bookclub Jawa Pos dan g’ sengaja Angki lihat buku itu di Uranus dan tergoda untuk membacanya. Baca kopelnya, ada sesuatu yang “aneh” ketika sampai membaca halaman per halaman buku ini. Gurauan yang ada di sampul terasa hiperbolis. Dalam quotes di sampul buku itu tertulis

Roman terlucu tahun ini, luar biasa. Brilian –Suddeutsche Zeitung

Menghibur penuh humor, dengan cara yang ringan mendalam dan cerdas.–Frankfurter Allgeimeine Zeitung

Saya sangat merekomendasikan Daniel Kehlmann. Integelensi, bakat pengamatan dan dialog-dialognya begitu menakjubkan.–Marcell Reich-Ranicki

Kenapa kok g’ tertulis

Hebat ™

Selamat ™

Makan-Makan ™

Wah panjang juga ya? ™

Angki yakin kalo yang kasih komen kayak gitu, pasti reviewer-nya PEKOK :mrgreen:

Jadi (IMHO) novel “Measuring The World” ini merupakan novel terjemahan yang kesulitan melucu dalam menterjemahkan kelucuan yang ada dalam novel lucu ini. Nah Lo. Emang bener Kok, rasanya baca ampe selesai satu bab, gurauan yang ada jayus bin maksa. Atau emang Angki yang PEKOK kali ya, g’ bisa membaca kelucuan yang kurang lucu dalam novel terlucu ini :mrgreen:

GAMBAR: http://books.google.com/

Quotes Of The Month (QOTM-April)

1. Walang Kekek, menclok ning tembok.
Ono Arek tapi kok PeKoK

-JTV-


2. Sekolah iku Ben Pin
Ben Pin
Ben Pin
Ben Pin
Ben Pin
Ben Pin
Ben Pin
Ben Pin

-Kartolo dkk-


3. Pa’ su’ aaaaan i appp Glak….!!!!!

Bindeng mode: ON
-Warkop DKI-


Bersama Bintang (Drive-2007)

G’ tau kenapa neh Angki lagi males mikir, lagi males nulis. Angki lagi pengen ngelist daftar Blogger Bintang Lima di Surabaya yang Angki kenal.

Pemilihan Bloger Bintang Lima ini memiliki kriteria sebagai berikut:
1. Tulisan: Jelas lah, namanya blogger ya kudu punya blog dan ada tulisan di blognya. Tulisannya bermutu, informatif, cerdas, pinter, tidak KoPas, tidak sombong, rajin menabung dan rajin beribadah :mrgreen:

2. Personal: Angki udah pernah KopDar dengan Empunya Blog. Sehingga korelasi antara tulisan dan orangnya “Nyambung“. Walaupun orangnya jelek, tapi itu tertutupi oleh tulisannya yang cakep.

3. Komentar: Komentar yang dia tinggalkan ketika blogwalking, sangat membantu penulisan blogger yang dikomentari termasuk blognya Angki. Tidak sekedar numpang lewat.

Mari kita list ke-Lima blogger asal Surabaya yang sesuai kriteria di atas :wink: :


5. Si Jago Makan

Manda Roosalina a.k.a Manda La Mandol menempati urutan ke-Lima dari AKSI BOS :lol: Kenapa eh Kenapa karena eh Karena:
1. Tulisan: Kalo nggak makanan apalagi yang musti ditulis ama orang satu ini. Bahkan Angki kalo lagi kebingungan soal tempat makan yahud, ya tinggal calling orang satu ini sebagai referensi. Bahkan Manda seakan-akan dapat menghipnotis Angki dkk kalo makan ama dia. Kalo dia bilang g’ enak ya udah kita g’ akan makan makanan yang dibilang g’ enak itu (skip it). Kalo Manda bilang durung wareg, yo Angki juga bilang durung wareg :lol:

2. Personal: Orangnya ramah, rame, menyenangkan, asyik, Luna Maya, tidak sombong, rajin menabung, suka bagi tips tempat makan yahud.

3. Komentar: Komen yang ditinggalkan Jeung Manda lucu-lucu, tapi NOT ONE LINER..!! Oke Jeh Oke Jeh Oke Jeh Oke Jeh Oke Jeh *si Ikin mode: ON*


4. Insan Perubahan

Daeng aRuL ada di urutan ke-Empat dari AKSI BOS :lol: Kenapa eh Kenapa karena eh Karena:
1. Tulisan: Tulisannya bener-bener mengupas tuntas permasalahan artis dan selebritis serta hal-hal di masyarakat yang dianggap tabu menjadi layak dan patut untuk diperbincangkan. Tulisannya mengupas secara kasar.

Sekasar SIKAT.

2. Personal: Pribadi yang unik, menyenangkan serta temen Angki bertambah dari luar pulau Jawa. Karena Daeng Arul ini berasal dari kota Palopo, Sulawesi Selatan. Kuliah di Teknik Elektro Arus kuat ITS Surabaya dan saat ini berusaha keras menyelesaikan Idaman Para Mahasiswa seluruh Indonesia. Daeng Arul ini bisa dibilang Makhluk Tuhan Puuaaaaaling Narsis. Buanyaaaakk banget wordpress yang dia pakai di halaman blogku dengan nama yang berbeda-beda hanya memuat poto-poto atau kejahilan si Daeng. Yang Arul Keren lah, Arul in English lah, Arul Cakep lah Daeng Daeng..!!!.
Pesenku untukmu Daeng: ……

3. Komentar: Komentar yang dia tulis pada blog orang “rapi” khas orang Timur. Daeng pernah misuh nggak?? :lol:


3. Frayed End of Sanity

Bang Hilman Taofani
menempati urutan ke-Tiga dari AKSI BOS :lol: Kenapa eh Kenapa karena eh Karena:

1. Tulisan: Postingan yang Bang Hilman tulis berbeda dari semua blogger kebanyakan yang Angki kenal. Ya iya lah, bang Hilman ituh adalah blogger yang menyamar jadi Wartawan KOMPAS. Setiap postingannya tertata rapi untuk nyaman dibaca sampai selesai, kecuali ANDA tipe fastreader yang meninggalkan komen: “Wah panjang Juga yah” :twisted:

2. Personal: Bang Hilman ini neh, stylenya keren abis, gaul, sayang istri, rajin menabung, g’ pelit minjemin kamera, arsitek cenggih, potograper handal, desainer ajib, Top Markotob, Gut Marsogut deh buat bang Hilman. Sukses selalu buat lo Bang. Kalo pindahan rumah kabar-kabari yah..!!

3. Komentar: Bang Hilman kalo komen selalu dan ada nasehat yang aplikatif nan informatif terutama poto. Apalagi komen bang Hilman di album foto Angki. Ya iya lahhh. Kan udah dibilang bang selain menyamar jadi wartawan, dia juga menyamar jadi potograper, nyamar jadi desainer. Bang Hilman cocok deh jadi reserse :lol:


2. MiMiMaMa WaWaWa

Si Mimi a.k.a Fahmi menempati urutan ke-Dua dari AKSI BOS :lol: Kenapa eh Kenapa karena eh Karena:

1.Tulisan: Postingan Fahmi yang didukung jepretan Kamera kebanggaanya. Membuat setiap tulisannya makin bercerita lebih, lebih bercerita makin (*kayak iklan rokok*). Terutama tentang postingan foto, otomotif, kuliner dan jalan-jalan.

2. Personal: Kurus kering tinggal tulang tapi bukan berarti dia kurang makan. Pecinta baju merah, bukan berarti dia partisan Partai. Sepeda motor dengan racing style bukan berarti dia Fahmi Hayden. Walau hanya memakai kamera saku, tapi hasilnya luar biasa. Sering banget Angki icip-icip (kayak makanan ajah) kamera yang dipake ama Fahmi sekalian Fahmi kasih tips and triknya. G’ pelit deh pokoknya, apalagi Bang Hilman ama Anton, D-SLR bo yang Angki pinjem..!!! THX to Trimaster Potograper.

3. Komentar: Mirip bang Hilman terutama jika Angki posting tentang potograpi. It’s matter of time Fahmi punya D-SLR.


ENG ING ENG..!!!!!!JENG-JENG-JENG..!!!

Saatkan kita Tampilnya peraih AKSI BOS 2008

AKSI BOS 2008 GOES To:

1. Gempur Media

G’ salah Angki menempatkan Pak Gempur sebagai AKSI BOS pilihan Raden Mas Angki Bukaningrat. The Reason:

1. Tulisan: Postingan Pak Gempur fully loaded of education and torched. Terlebih tentang bencana gizi Buruk yang bener-bener “membuka” pemikiran dan perasaan Angki. Mereka memang ada dan ada di sekitar kita. Hari Ahad Kemarin (13/04/2008), bersama ReRe, Cempluk, Cak Avy menjenguk korban gizi buruk di RS. Soewandhi Surabaya. Kita berlima miris ngelihat bayi (Rafa) semungil dan sekurus itu tertancap jarum infus. Parahnya pihak RS serasa menutup diri tentang kasus gizi buruk itu.

2. Personal: Guru asyik se asyik-asyiknya di Surabaya. Merah Putih masih terpatri kuat di hati Pak Gempur. Andai tiap sekolah (SD, SMP, SMA dan SMK)di Indonesia memiliki SATU GURU ya cukup SATU saja seperti Pak Gempur. 10 Tahun lagi, Angki yakin Indonesia akan memiliki pemikir dan pejuang berwawasan Nusantara.

Permasalahan yang timbul ialah, Bagaimana menjaga semangat Pak Gempur tidak mati dan terus membara hingga muncul Gempur-Gempur Muda yang siap berjuang meneruskan Semangat Gempur Media.

3. Komentar: GEMPURRR ANGKI….!!!!!




Sebetulnya Angki pengen mengurutkan 10 besar AKSI BOS ini. Berhubung Angki g’ nemu judul lagu yang identik dengan angka 10, maka Angki hanya bisa menulis 5 AKSI BOS dengan judul Bersama Bintang dari Drive. Mereka yang ada di 9 besar setelah Bersama Bintang itu adalah:

6. Initial-J | Live is Delicious

Jiewa kudu bertarung ketat dengan Manda memperebutkan peringkat ke-5 dalam AKSI BOS ini. Jie Wa juga pencinta Potograpi, penikmat kuliner dan penggemar jalan-jalan. Dan di akhir acara AKSI BOS ini, SMS yang masuk untuk mendukung Jie Wa kalah satu suara daripada SMS yang masuk untuk mendukung Manda.

7. Gallery Imaji

Anton Kusnanto ini blogger yang unik, dia mo merit loh entar lagi :wink: . Alasan utama dia ngeblog buat apa?? Ada yang tau??

Hehehehehe lucu lohh alasanya kenapa dia nge-blog.

Aku kadang bingung, opo’o fotoku kok ora dipilih yo?? Opo kurang Apik?? Timbang nganggur mending ta’ posting wae

:lol: Alasan yang terkesan “tidak sengaja” nge-blog buat Anton. Lah coba kalo foto-foto yang dia ambil dimuat semua, pasti dia g’ akan ngeblog.

8. Bebas Timbal, Ramah Lingkungan

Blog ini tak lain dan tak bukan pemilik peringkat nomor 2 AKSI BOS. Keistimewaan dari blog ini ialah: Libido menulis yang tak bisa dibendung sang pemilik. Dalam satu hari bisa masturbasi posting 2-5 kali. Tambah kuru la’an awakmu Mi??

9. Warung Rahayu

Sebuah situs purbakala blogger yang Jago Makan wannabe. Walau baru beberapa menu yang ditampilkan, tapi sebuah rencana matang telah dipikirkan oleh pemilik warung jikalau Si Jago Makan lagi males posting, maka Rahayulah yang akan menggantikannya :mrgreen: . Warung ini dikelola oleh pemilik yang anggun sejahtera nan indah rupawan.

10. Rumah Mbah Sangkil | yang basbang dan Jadul

Rumah Mbah sangkil yang aneeehhBlog ini lebih tepat dikatakan blog komik. Komik strip yang dimuat disini adalah kejadian lucu atau ide yang muncul dari mbah sangkil.

QOTD

If you don’t like something, CHANGE IT.

If you can’t change it, change YOU ATTITUDE.

Don’t complain.

-Maya Angelou-

Berita Duka

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Manda Roosalina alias La Mendol, hari ini berduka karena Ayahanda dari Manda telah meninggal dunia. Kabar ini saya tahu dari Fahmi pagi tadi.

Semoga Amal dan Ibadah Ayahanda diterima di sisi-Nya. Amien

QOTD

Baja terbaik terbuat dari api terpanas. Api kehidupan akan memastikan kualitas seseorang. Apakah dia BAJA atau cuma KAYU bakar

(-Gapura Magazine-)

Perbedaan (Ari Lasso-2001)

Pernah g’ merasakan berada pada lingkungan yang “berbeda?” BENER-BENER BERBEDA???. Lingkungan yang seakan-akan bukan dari tempat kita berasal?? Serasa kita jadi pusat perhatian ketika kita pernah juga jadi pusat perhatian

Angki pernah merasakannya.

Berlokasi di Agojas Jl. Raya Mulyosari menikmati ronde+angsle bersama Rahayu setelah memberikan kartu ucapan ke Fahmi yang berulang tahun seminggu sebelum Hari Kartini.

Pada awal memesan ronde+angsel ituh, Angki g’ merasakan itu. Perasaan “itu” muncul saat Angki duduk dan memperhatikan lingkungan sekitar.

Mata, rambut dan warna kulit Angki sangatlah berbeda bila dibandingkan dengan mereka. Sempat terpikir bahwa Angki adalah teroris yang membawa bahan peledak dibalik sweater yang Angki pake. (Itu mah perut Angki yang tambunnn bukan Bom..!!!) :mrgreen:. Dan berencana meledakkan mereka semua menjadi manusia panggang.

Mungkin ini yang dirasakan juga oleh Tika, Jie, Jimmy serta Evelyn ketika mereka bergaul dengan makhluk pribumi seperti Angki dkk.

Angki jadi tahu sekarang. Anggapan masyarakat bahwa mereka semua sombong, pelit, dan selalu kaya. Angki rasa enggak juga. Kenapa?? Karena begini:

  1. Sombong: Kalo mereka sekolah di sekolah “khusus”, bukan mereka tidak mau bergaul atau apa. Tetapi apa yang Angki rasakan waktu makan ronde+angsle mungkin juga mereka rasakan. Perasaan berbeda antara warna kulit, mata serta rambut membuat mereka enggan jadi bahan olok-olokan. Nah coba Angki yang sekolah di sekolah mereka. Panggilan si item, si dekil, ingusan, umbellen, mbelerr dsb. Perasaan kalian ketika diolok-olok terus-menerus tanpa ada kesalahaan gimana?? Sakit kan. Walau olok-olokan itu bagi si pengolok adalah “hanya gurauan” Gurauan Emakmu Kiper.
  2. Pelit: Angki rasa mereka tidak pelit tapi perhitungan (perhitungan yang bernilai positif). Bangsa Cina adalah bangsa yang menerapkan kematangan perencanaan. Kalo soal mereka tidak mau menyumbang, tidak mau sedekah, dsb. Inget donk, mereka berkeyakinan apa? Bisa jadi mereka telah menyumbang di tempat mereka bersembahyang. Kalo kita membeli barang berharap dapat “imbuh”, Angki yakin mereka telah menghitung rinci segala barang dagangannya. Kalo diberikan sebagai imbuh, itu artinya mereka akan mengurangi barang dagangan ke pembeli selanjutnya.
  3. Selalu Kaya: Enggak juga, Angki waktu di Jember dulu pernah punya tetangga orang Cina yang miskin. Berjualan rujak dan es campur. Anaknya cewek satu, manis lagi :mrgreen: Kemana-mana naik sepeda onthel, dia bela-belain tidak kredit motor, walau dia mampu. Karena sejatinya kredit adalah hutang dan harus dibayar. Dan sejatinya juga, kredit itu tanda tak mampu (CMIIW). Makanya jangan tergiur tawaran kartu kredit :P

Jadi bagi temen-temen yang menganggap orang Cina/Tionghoa di Indonesia sombong, pelit dan selalu kaya. I don’t think So. Please think for their side.

Buka Mata
Ini Nyata
Hanya RAIMU
:mrgreen:

Usah Kau Lara Sendiri (Katon Bagaskara dan Ruth Sahanaya-1995)

13 Maret 2008
11.30 WIB
Rs. dr. M. Soewandhie
Jl. Tambah Rejo 45-47
Kecamatan Tambaksari
Surabaya

Angki bersama Abdul Ghofur, Andi Bagus, Rifqa Rizkarima, Indharta Harvyansah. Bertemu di Rumah Sakit dr. M. Soewandhie untuk menindak lanjuti program Tahun Anti Kelaparan dan Gizi buruk. Kegiatan ini juga sebagai bukti bahwa

BLOGGER BUKAN PEMBOHONG.

Korban Gizi Buruk yang Angki kunjungi ini adalah saudara Kembar Rafa yang telah meninggal dunia terlebih dahulu. Kembarannya ini adalah Raka. Wajah Raka terlihat sangat sumringah ketika kami datang berkunjung. Seakan-akan dia ingin berbicara kepada kami:

Tolong Aku Kak.
Raka ingin bermain dengan teman-teman.
Raka ingin memijat kaki ibu yang kelelahan bekerja.
Raka ingin menyapu rumah kala ibu sedang memasak.
Raka ingin bekerja keras untuk ibu, biar ibu tidak sakit-sakitan lagi.
Raka ingin melihat ibu tersenyum.
Raka ingin melihat sinar mentari esok pagi.

Raka ingin…

Tapi
Aku ini sakit Kak.
Tolong beri aku sedikit waktu untuk bisa memenuhi salah satu keinginanku itu.
Tolong Kak, Tolong Raka.

Tangan semungil Raka sudah harus terbiasa mendapat jarum infus.
Tubuh semungil Raka sudah harus terbiasa dihantam dosis obat.

Bertahanlah Raka…..

kulihat embun menghalangi pancaran wajahmu
tak terbiasa kudapati terdiam mendura
apa gerangan bergemuruh di ruang benakmu
sekilas kalau mata ingin berbagi cerita

kudatang sahabat bagi jiwa
saat batin merintih
usah kau lara sendiri
masih ada asa tersisa …

dekapkanlah tanganmu di atas bahuku
biar terbagi beban itu dan tegar dirimu
di depan sana cahya kecil ‘tuk memandu
tak hilang arah kita berjalan
… menghadapinya …

sekali jumpa kau mengeluh kuatkah bertahan
satu persatu jalinan kawat beranjak menjauh

kudatang sahabat bagi jiwa
saat batin merintih
usah kau lara sendiri
masih ada asa tersisa …

dekapkanlah tanganmu di atas bahuku
biar terbagi beban itu dan tegar dirimu
di depan sana cahya kecil ‘tuk membantu
tak hilang arah kita berjalan
… menghadapinya …

dekapkanlah tanganmu di atas bahuku
biar terbagi beban itu dan tegar dirimu
di depan sana cahya kecil ‘tuk membantu
tak hilang arah kita berjalan
… menghadapinya …

tak hilang arah kita menjalaninya
… menghadapinya …
(usah kau lara sendiri)

Tulisan Terkait: