Jika Aku Bukanlah Aku (Ari Lasso-2003)

Nama Angki bukanlah nama yang ekslusif. Begitupun juga dengan nama Ainur Rifqi. Kedua nama tersebut ada yang berwujud laki-laki atau perempuan serta tidak menutup kemungkinan waria di Indonesia (atau juga hewan?).

Dan perlu diingat, nama adalah bahasa terindah di dunia karena diucapkan sama di belahan negara manapun.

Sebuah nama menjadi eksklusif jika kita memiliki nama yang terdaftar di dunia internet a.k.a domain name. Sambil berkata angki.com itu milikku bukan milik kalian.

Tapi nama angki[dot]com sudah ada yang pakai. Seingat saya, angki[dot]net, [dot]org juga telah diakuisi oleh Angki yang bukan saya. Jika masih ada, domain angki[dot]info masih available. Tapi jangan harap saya mau memakainya. G’ tahu kenapa kok kerasa aneh aja kalo pake [dot]info apalagi [dot]asia dan [dot]empathuruflainnya terlebih [dot]limahuruflainnya.

Akun Angki yang terlambat saya akusisi yaitu:

  1. Blogspot

    angki[dot]blogspot[dot]com tampilannya “Curhat Angki”
  2. Multiply

    angki[dot]multiply[dot]com dimiliki seorang cewek dan hanya berisi dua foto berkamera VGA. Sempet tanya via email, tapi tidak mendapatkan respon, yasud buat akun radenangki.multiply.com
  3. Dan masih banyak lagi angki yang bukan saya yang ini yang memiliki akun di internet😉

Beberapa situs internet yang berhasil diakuisisi dengan akun Angki yang ini bukan Angki yang lain yaitu:

  1. WordPressPertama kali pake tahun 2007 dan merasa kagok karena kulina (terbiasa-Jawa) dengan belogsepot. Gabung di WP karena sekedar mengakuisisi nama http://angki%5Bdot%5Dwordpress%5Bdot%5Dcom. Setelah diutak-atik siang malam, ketemulah fasilitas “Import from Another Blog” dan pilihan improt dari belogsepot juga ada, maka langsung aja ekspor-impor dari belogsepot ke WP.

    Tarraaaa inilah wordpress milik Angki yang ini.

  2. FacebookPenamaan FB dengan nama baru sekitar setahun yang lalu. Dan itupun masih harus daftar terlebih dahulu untuk validasi. Baru setelah itu nama yang didaftarkan akan diterbitkan (published) [cmiiw].

    Tarraaa inilah Facebook[slash]angki

  3. TwitterAkun angki di twitter pada awalnya hanya sekedar mengakuisisi nama tanpa ada motif untuk menggali lebih dalam cara penggunaannya. Begitu tahu ada situs Twitter yang bisa memiliki akun layaknya email, saya tertarik sekedar memeriksa apakah nama angki “still available”. Dan benar adanya, angki[dot]wordpress masih “available”. Sempat vakum karena merasa aneh dengan Twitter yang hanya memuat 140 karakter serupa sms. Tapi semenjak beberapa acara telepisi menerapkan twitter sebagai pengumuman singkat dan mengemukakan topik agar direspon oleh pemirsanya, maka saya mencoba mengetahui cara pake Twitter lebih dalam. Ternyata mengasyikkan jugak.

    Taraaa inilah twitter [slash] angki.

  4. Strip GeneratorSaya ketularan Ndorokakung yang sudah punya komikstrip ginian dan lucu-lucu lebih dulu. Maka dibuatlah akun angki[dot]stripgenerator untuk menggambar (sambil akuisisi nama-tentu). Dan baru sadar kalo menggambar kudu punya imajinasi agar yang dimaksud di gambar mengena. Walau stripgenerator merupakan situs gambar yang tinggal drag and drop untuk menggambar, tapi pilihannya terbatas dan tidak ada kostumisasi untuk gambar yang tidak terdapat di pustaka gambar stripgenerator.
  5. PlurkDiundang (invite) oleh Pahmi atau Gita (embuh sapa lali aku) untuk ikutan punya akun plurk. Tentu saya terima dengan senang hati. Secara plurk masih baru dan akun angki tentunya (harus) ada😀. Plurk mirip dengan Twitter, perbedaannya ialah perihal balasan (reply) dan emotikon. Untuk balasan status di plurk akan tertampil di bawah status yang dikomentari (treaded). Sedangkan untuk twitter, balasan tampil di halaman orang yang dikomentari (@Mention). Lalu emotikon di Plurk lucu-lucu dan akan bertambah jika kita sampai di surga.

Ada penelitian yang menyebutkan kalo maenan Twitter dan Plurk dapat menyebabkan orang jadi bodoh. Saya mikir pada bagian mana dari plurk dan twitter dari penelitian tersebut yang membodohkan. Yang saya tahu, bisa bikin idiot itu benar adanya =))

Moral cerita: Banyak nama di dunia yang sama dengan milik kita. Rusak atau tidak nama baik seseorang, ditentukan oleh sikap seseorang tersebut. Bagaimana dengan Angki? auahgelap

foto taken from: here

5 thoughts on “Jika Aku Bukanlah Aku (Ari Lasso-2003)

  1. Hai jugak. Ternyata aku jugak nyesel baru kenal internet tahun 2002 dan pada saat itu tentu biaya suangat mahal jika dibanding sekarang.😉 Salam kenal

  2. Hai! Dulu saya pernah ditawarin domain atas nama saya sendiri. Saya cuman kepingin punya Laurentina.com, tapi nama itu sudah ada yang mengakuisisi, entah itu orang Italia manaa gitu. Setelah itu saya jadi males nyari domain lagi, hehehe.. Jadi nyesel, kenapa nggak dari dulu-dulu sih kenal internet dan cepet-cepet beli domain?

thank you for comment ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s