Detik-Detik Kehidupan

13:30 WIB
Bapak bercengkrama dengan mama tentang cerita awal mula mereka bertemu. Bercerita tentang anak-anaknya. Mas Fendy, Mbak Evie, Mbak Dian dan saya Angki.

15:00 WIB
Bapak mandi dan berwudhu untuk solat ashar

15:15 WIB
Mas Fendy datang ke rumah untuk menjemput mama guna mengantarkan ke acara takziah tetangga.

15:20 WIB
Bapak menuju kamar, untuk solat ashar, dan sudah mengenakan sarung dan akan mengenakan pakaian dan telah menggelar sejadah.

15:25 WIB
Terdengar suara

DUK

DUK

dari kamar bapak. Mama menjerit melihat bapak dengan posisi bersujud. Mama memanggil tetangga, mas Fendy. Mama berpikir bapak hanya pingsan.

15:26 WIB
Bapak bernafas sekali

15:28 WIB
Bapak bernafas untuk kedua kali

15:30 WIB
Bapak bernafas untuk yang ketiga kali dan terakhir kalinya.

15:32 WIB
Mas Fendy berusaha menenangkan mama, bahwa bapak hanya pingsan.

15:35 WIB
Mas Fendy berlari ke puskesmas untuk meminta dokter atau perawat di sana untuk meminta datang ke rumah untuk memeriksa keadaan jantung, aliran darah dan kepastian kondisi bapak.

15:38 WIB
Perawat dan dokter puskesmas TIDAK MAU. S****N

15:40 WIB
Memanggil mantri tetangga, untuk memeriksa.

15:45 WIB
Mantri berkata bahwa bapak sudah tidak ada.

15:45 WIB
Mama histeris.

😥

[bersambung]

34 thoughts on “Detik-Detik Kehidupan

  1. Pingback: Reading tonight « Read in d name of ur God

  2. akhirnya mampir sbg balasan.. so smart di cara penulisan yg pake kronogi waktu. dengan gitu aja uda tertuang feeling penulis di sana. seiring berjalan waktu, apakah kepingan puzzle kehidupan skg sudah makin tampak lebih jelas? setiap kejadian yg terjadi terkait dan akan jadi sebuah gambar lengkap. itu menurut gw.. life must go on boz! Keep on movin’..

    Yes you right

  3. speechless ***baru maen ke sini lagi koq ada kabar ini***

    turut berduka cita ya, sedih baca nya
    semoga Ayah nya mendapat tempat yg indah di sisi Allah swt
    ***waduh, ngiri lihat cara kembalinya.. sujud bersih habis berwudhu..😦 saya nanti ky gimana.. hiksss..***

  4. Pingback: Ultah Mama « Raden Mas Angki Bukaningrat ™

  5. innalillahi wainna ilaihirroji’un..
    turut bela sungkawa mas angki..
    semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT, dan dosa2nya diampuni oleh Allah SWT…
    amiiiinnn

  6. turut berduka cita ya mas. tp kl boleh ksih opini, sepertinya meninggal dalam posisi yg baik. ya itu sedang menghadap DIA. semoga ibu di berik kekuatan demikian juga seluruh kluarga.

  7. turut berduka cinta um …

    mudah2an amal dan perbuatanya di terima di sisiNya … palagi liat um angki yg begitu bersahaja dan berbakti pada orang tua … beliau pasti sangat berbahagia mempunyai anak kayak um angki … yah walaupun sedikit punya bakat jadi pencopet seh …xixixixi

  8. innalillahi wainna ilaihi rojiuun..
    semua yang datang dariNya akan kembali padaNya..
    turut berduka…sing sabar cak…insya Allah ayah njenengan meninggal khusnul khotimah…sing penting dungo soko njenengan ambek sakduluran…doa dari anak yang sholeh cak…

  9. Inalilahi wa inna illahi raji’un…
    sabar ya mas…
    knapa mas nangis?
    karena kenangan itu begitu indah, dan bapak mas patut dikenang🙂

    tabah ya mas…
    Allah Memberkati..

  10. sabar mas, bener komen diatas, semua yang bernyawa pasti akan mati…. akan kembali ke sang pencipta untuk segera mempertanggung jawabkan semua perbuatan di dunia… dan semoga mas angki sendiri ditabahkan…..

  11. ILLAHI Rabby yang menciptakan pagi dan malam.
    Malam akan berlalu seiring dengan datangnya siang, dan umatmu harus siap dengan datangnya malam menggantikan pagi!!
    Ya Rabb… Yakinkan diri kami, bahwa di tengah Suka ada Duka, Di sela Duka tersimpan Suka… dan terkadang kami tak bisa memilih diantara keduanya:)
    Inalillahi… Rabby….🙂

  12. innalillahi wainna ilaihi rojiun…..
    hidup ini semu, hidup ini sementara,
    hidup ini milik ALLAH semata dan pasti akan kembali kepada PEMILIKNYA pula

    mas angki yang sabar ya
    semoga beliau diterima disisinya, amiiin.

  13. lha kok onok bintang2 iku opo? kok aku mambu2 pisuhan ki. wes le, ojo misuh2. bapak kan perginya dengan sempurna to. diikhlaskan saja. insyaallah jalannya lapang.

  14. innalillahi wa inna ilaihi rojiun.
    semoga hidup beliau berakhir khusnul khotimah.
    semoga dosa2nya diampuni.
    semoga segala amal ibadahnya diterima dan diganjar surga.
    aamiin.

  15. innalillahi wa inna ilaihi rojiun…
    kehidupan manusia kembalinya kepada Allah..
    semoga angki dan keluarga diberi ketabahan.
    saya yakin bapaknya Angki diberi tempat yang layak di sisiNya
    amin..

thank you for comment ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s