Transportasi Usia

Apa hubungannya antara transportasi umum dengan usia manusia?
Emang ada Ki’?.
Ada..!!
Hubungan tersebut adalah antara harapan hidup yang menjadikan kesehatan sebagai faktor utama usia manusia

Orang yang berkomuter dengan angkutan umum yang nyaman, aman dan tepat waktu membuat manusia “komuter” tersebut hidup lebih lama daripada manusia yang bermobilisasi dengan kendaraan pribadi.Karena manusia “komuter” tubuhnya selalu bergerak.

Tersebutlah manusia komuter bernama angki. angki adalah pekerja (bukan karyawan) salah satu dinas pemerintahan kota Bayasura. Jadwal masuk kerja Angki adalah pukul 07:30 WIB. Jarak tempuh antara kantor dan tempat tinggal angki adalah 15 km ditempuh selama 35 menit dengan subway [ingat ini di Bayasura bukan surabaya].

Pada setiap harinya angki bangun pada pukul 05:00 WIB, seraya mempersiapkan keperluan kantornya hingga pukul 06:10 WIB berangkatlah angki dengan berjalan kaki ke shelter subway di ITS selama kurang lebih 10 menit. Sesampainya di shelter ITS, waktu telah menunjukkan pukul 06:25 WIB.

Lima menit kemudian subway tujuan Benawa melewati setasiyun Gebung datang untuk mengangkut 717 penumpang, Angki termasuk di dalamya. Selama perjalanan menuju setasiun Gebung, subway ini akan berhenti di setiap 5 shelter selama 3 menit tiap shelternya.

Setelah sampai di setasiyun Gebung, beberapa penumpang turun untuk melanjutkan perjalanan dengan subway lainnya yang berbeda tujuan atau menuju lokasi kerja yang berdekatan dengan setasiyun Gebung seperti angki yang kantornya berada dekat setasiyun Gebung.

Waktu yang menunjuk di setasiyun Gebung adalah 07:05 WIB. Masih 25 menit lagi kantor angki beroperasi. Berjalan kakilah angki menuju kantor pemerintahan kota Bayasura. Tepat 5 menit sebelum absensi, angki telah berada di kantor.

Bahkan untuk kegiatan akhir pekan pun, angki masih menggunakan subway menuju taman kota di Bayasura sekedar jalan-jalan yang konon katanya taman terbaik. Karena biaya subway di Bayasura sangat murah, jika dikurs-kan ke mata uang Rupiah, harga tiket subway di bayasura sekitar Rp. 1250 sekali jalan. Bahkan pemerintah kota Bayasura menerbitkan tiket harian yang bisa dipakai di semua subway di Bayasura dengan harga sekitar Rp. 10.000 selama satu hari penuh. Tiket itu dikenal dengan tiket SEMAUMU

Manusia “komuter” memiliki jadwal yang teratur setiap jam kerja atau jam libur yang mengikuti jam transportasi umum tersebut. Manusia “komuter” cenderung tertib bahkan menjadi disiplin bila dibandingkan dengan manusia pengguna kendaraan pribadi.

Misal ada kawan angki taruhlah namanya rifqi yang memiliki jarak tempuh sama dengan angki, tapi dia menggunakan sepeda motor untuk transportasi kerjanya setiap hari dengan lama 20 menit. Bahkan dia dapat menempuhnya cukup 10 menit dengan kondisi full speed, karena dia punya kebiasaan buruk yaitu bangun kesiangan.

Dari dua contoh tersebut, terdapat ritme yang teratur yang dilakukan oleh angki serta ritme yang “ngatur” yang dilakukan oleh rifqi. Contoh yang dilakukan angki bisa ditemui di Tokyo, London, New York, Paris, Kuala Lumpur, Seoul, Singapura, Amsterdam, dan kota-kota di belahan dunia yang menerapkan transportasi massal sebagai moda transportasi utama negara mereka daripada pembangunan jalan tol.

Dengan seringnya manusia “komuter” tersebut bergerak,berjalan dan tepat waktu menjadikannya menjadi manusia disiplin, menghargai waktu, sehat, jarang sakit dan ujung-ujungnya usia manusia “komuter” menjadi lebih panjang dari pada manusia berkendara pribadi. Jepang bisa dijadikan contoh.

Untuk contoh yang dilakukan oleh rifqi, bisa ditemui di Jakarta, Surabaya, Sidoarjo, Probolinggo, Pasuruan, Malang, Jember, Mojokerto, Ngawi, Madiun, Kediri dan kota-kota lainnya yang terletak di 6°08′ LS 106°45′ BT.

Buka mata,
Ini nyata
Hanya di INDONESIA

Ah Sudahlah

21 thoughts on “Transportasi Usia

  1. OoO tapi sebenernya kan masalahnya ada di hidup teratur atau gak aja kan? kalau misal kita hidup teratur tentu aja bisa menghindari kasus si rifqi tadi…

    MayBe yes MayBe No, Who Knows?? 🙄

  2. yah… tertib cuma impian sepertinya pak🙂
    @helmantaofani
    hubungan gelap..

    Salam kenal Pak Angki

    Kalo sampeyan ngomong kayak gitu, berari sampeyan orangnya tidak tertib.

  3. Cool,

    hummm, aku ngerasain itu juga dengan kendaraan pribadi meski hanya sepeda dengan motor dengkulku! Ngonthel dgn kec penuh (25 km/jam) emang ngasih latihan ke fisikku. Tapi dulu waktu masih di Bogor, jalan kaki 250m di lanjut naik angkot, dilanjut lagi jalan 1 km… Hidup lebih teratur….

    Yah, saya nulis ini hanya dalam kondisi mimpi. Ada sebuah kota yang seperti itu di negeri ini.

    Entah kapan

  4. kl dijogja bakal suseh kl gak ada kendaraan (motor) mo kemana2 ora bisa..jadi ya mmg hrs nguatin hati memperburuk polusi udara..
    apalagi jogja semakin panas aja…huuhh (*ngelap keringet didahi..*)

    Kalo tentang Trans Jogja gimana? apakah Trans Jogja hanya melewati rute tertentu sajah?

  5. Ini dia Transportasi Massal…. emang harusnya tiap mbangun itu juga memikirkan infrastrukturnya. Buat apa banyak mall tapi sarana pendukung untuk mencapainya amburadul. Bike2work emang ayik, tapi kalau tiap hari dari waru ke perak, yo perasaku rek, opo maneh panas-panas. Dan kendaraan umum terasa lebih mahal daripada kendaraan pribadi, itu karena bensin yang kita pakai untuk kendaraan pribadi kita itu masih disubsidi pemerintah mas…

    Top.. mudah2an imajinasinya terwujud mas….

    Thx atas masukannya

  6. walah ki, diriku bepergian by angkot ny…mahal bow…sehari 12rebu amblas. padahal kalo by motocycle bisa dapat bensin 2 liter kan

    biar lebih banyak yg nae angkot dll, ongkosnya musti yang murah. plus aman n terpecaya hehehe

    Nah pengennya nanti, transportasi massal itu kudu murah Vin, biar semua orang bisa menikmatine. Key??

  7. jalan kaki – jalan kaki. gag ada nyang nandingi. tidak dapat di pungkiri usianya jauh lebih panjang sampai 100 tahun *iya gag ya* dari pada nyang pake sepeda, komuter ato laine. buktinya orang jaman dulu badannya sehat-sehat dan usianya panjang2.

    Tumben pinter :mrgreen:

  8. lha konon katanya manusia indonesia itu susah kalo diajak teratur, cepet bosan…… apalagi mereka yang punya ritme kerja teratur macam pns….. jadi ya kerjaannya juga teratur… main game dll… doh, jadi makin ndak produktif… haha kayak saya ini… ndak teratur blas…

    😆 Gyahahahahahaha. Kata siapa PNS teratur?? Banyak yang nganggur kok kalo kerja.

    *kalem*

  9. lha kalo dicoba pake kendaraan umum kayak dulu, ke sekolah pasti ngeluarin biaya yang lebih mahal…. jadi kalo misal biaya lebih murah, mungkin bisa dipertimbangkan….

    ingat, DIPERTIMBANGKAN

    Disamping pemakaian angkutan massal yang nyaman, diharapkan angkutan masal ini juga Murah.

    ingat DIHARAPKAN

  10. jmmm emang sih perlu pemberdayaan transportasi massal untuk memberikan keb\nyamanan blum lagi… padatnya kota..
    mmm… kalo ainur kira2 pake transport apa yakz? jalan kaki? mmm leboh sehat lagi…
    *kirain ada yg ultah😀 *

    Makanya jangan kayak Anangmu..!!! 😛

  11. untuk memperpanjang usia / harapan hidup, saya punya tips yg perlu diperhatikan: rajinlah berolah raga, dan konsumsi makanan organik produksi kebun2 terpercaya, tapi jangan makan peluru organik produksi pindad. demikian.

    Hoooo, delapan enam Ko Eddy

thank you for comment ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s