Walau Angki orang Islam, tapi Angki lebih Ng-Indonesia daripada Ng-Islam-i. Ketika di perempatan GM kemarin, Angki iseng-iseng tanya ke mahasiswa berjaket hijau sambil menenteng kardus berisi uang sumbangan dari pengendara yang lewat.
Angki (A) : Mulai jam berapa di sini?
Mahasiswa (M): Jam 12:00 WIB Oom (aaihhh saya dipanggil Oom??)
A: Dapet berapa?
M : Alhamdulillah ratusan ribu Oom. (panggil Oom lagiii..!!)
A: Kok ndak buat bantuan untuk Manokwari-Papua, Kupang-NTT yang diguncang gempa?
M: Masyarakat Palestina adalah saudara muslim kita. Bukankah kita harus saling tolong-menolong sesama umat muslim.
A: KTP kamu Indonesia atau Palestina?
M: Indonesia Oom.
A: Kenapa tidak bantu Indonesia saja? Kalo dirasa berat kasih bantuan ke Papua, kamu bisa mengajar di sekolah-sekolah pedalaman. Saya yakin itu lebih bermanfaat.
M: …………………
Papua merupakan pulau terkaya di Indonesia, tapi terlupakan oleh Jakarta. Aneh tapi nyata. Orang Indonesia lebih peka ketika Rakyat Palestina dibombardir terus menerus, daripada peduli rintihan rakyat Papua, Kupang dan Ternate yang terisolir dari informasi, logistik meminta bantuan untuk bebas dari jajahan alam.
Lampu lalu lintas berganti ke warna hijau.
Related Post: