G’ kerasa bulan Maret ini setahun yang lalu Angki menjadi abdi negara (baca: bukan PNS) Pemerintah Kota Surabaya. Diawali pada awal Maret 2008 (dduh aku lupa tanggal’e) dari percakapan telepon antara Angki dan Anita Sri Indarwanti. Dalam percakapan itu, Anita menawarkan untuk bergabung di Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Surabaya. Tanpa pikir pendek, Angki mengiyakan untuk bergabung di LH. Walaupun Angki saat itu adalah mahasiswa dengan status akan wisuda. Alasan langsung bergabung adalah untuk menjaga nama baik Angki di kampus yang terkenal tapi tidak belum lulus. Hal yang menyakitan adalah bulan September 2007. Di saat temen-temen angkatan Angki berwisuda dengan senyum berkembang ditemani para ortu dan PW-nya. Angki masih berkutat dengan semikonverter.
Ah sudahlah, dunia belum berakhir kalau Angki belum lulus. Bukankah dengan tertundanya kelulusan itu berarti Angki masih berstatus mahasiswa. Kalo ditanya orang apakah masih kuliah atau udah lulus, kan enak kalo menjawab masih mahasiswa. Daripada udah wisuda tapi belum dapet kerja, itu menyakitkan [ngeles mode: ON].
Nah dengan bergabungnya Angki di LH, itu adalah salah satu bentuk penyangkalan daripada mahasiswa PENS yang lulusnya telat. Soalnya ada temen Angki yang lulus September 2007 masih belum mendapatkan kerja. Bangga donk Angki. Yoii..!!
. Walau ada “pengkhianatan” antara Angki sebagai mahasiswa Lingkungan Teknik (baca: Elektro) dengan bekerja Teknik Lingkungan. Jaka Sembung naek Onta, G’ nyambung gilaa..!!!
Ah sudahlah.
Tulisan ini adalah untuk mengucapkan Terima Kasih Kepada:
1. Anita Sri Indrawanti
Petugas Surveyor LH. Andai Angki g’ kenal dengan mbak Nita ini, Angki g’ akan bisa dan tidak akan pernah bergabung dengan Lingkungan Hidup Pemkot Surabaya. sekarang mbak Nita telah diterima kerja di Departemen Pekerjaan Umum di Jakarta per Desember 2008. Praktis, Angki sorangan di LH per Desember. Ada satu pertanyaan yang mengganjal Angki tentang Anita. “Kenapa kamu memilih saya menjadi partner kerjamu?” ![]()
2. Antho Handiono
Kasubbid Bidang Investigasi dan Evaluasi. Pak Antho ini adalah seorang blogger di BPLH Pemkot Surabaya yang Angki kenal pertama kali. Pak Antho termasuk orang “canggih” di BPLH Pemkot. kenapa canggih?? Di saat karyawan BPLH Pemkot lainnya bergelut dengan permainan lainnya, Pak Antho malah asyik mengutak-atik blogger, wordpress, mailing list, forum dan situs internet tempat download berita terbaru mengenai lingkungan, hack dan segala hal tentang Teknologi Informasi terbaru.
3. Togar Arifin silaban
Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Apa jadinya kalo Pak Togar bukan seorang blogger? Bisa jadi Angki canggung jika bertemu dengan beliau. Dan Angki g’ akan bisa berbicara dengan Pak Togar karena Angki bukan seorang Walikota atau Wakil Walikota atau Kabag atau kabid di Satuan kerja Perangkat Daerah di Pemkot Surabaya. Jargon bahwa: SEMUA BLOGGER BERSAUDARA benar adanya.
4. Laksmi Suproborini
Staf Bidang Investigasi dan evaluasi. Angki terbiasa menyebut mbak Laksmi dengan sebutan Ibu Kos 5. Cahyo Susanto.
Staff Bidang Investigasi dan Evaluasi. Pak Yo ini adalah manajer daripada Zhifa Band. Pertama kenal beliau, angki pikir Pak Yo merupakan saudara daripada Giring Nidji. Kenapa? Kribo bow. Eh beberapa bulan lalu, rambutnya mengalami pelurusan a.k.a rebounding. Jadi Afgan deh 6. Siva Ikka sylvia
Staf Bidang Penanggulangan Dampak Lingkungan. Mbak Siva ini merupakan Soulmate Angki di LH. Kenapa soulmate? Karena, kita berdua sering pulang bareng. Bahkan saling setia untuk saling menunggu jikalau ada lembur diantara kita. *halah*.
7. Laurina Pondaang
Operator komputer LH. Ketika Angki bergabung di LH ini, Lolly masih berstatus mahasiswa D3 Sistem Informasi Unair angkatan 2003. Dan dia telah wisuda bulan Nopember 2008 kemarin. Ada pernyataan yang menarik dari Lolly ketika Angki masih awal bergabung di LH. Angki pernah bertanya, kenapa kamu belum lulus? Dia menjawab untuk mencari pengalaman kerja. Percuma sudah lulus, tapi tidak siap kerja. Mending belum lulus tapi sudah memiliki pengalaman kerja dan siap untuk kerja. Itulah yang tidak dimiliki oleh beberapa temen Angki pada umumnya. Mereka banyak berujar: “Pokoke lulus”.
8. Bertha Ujianingsih
Staf Lingkungan Hidup. Memiliki panggilan Kepala Sekolah yang diberikan oleh rekan-rekan LH. Bu Bertha merupakan karyawan senior di LH. Kalo tidak salah, Bu Bertha akan memasuki masa pensiun 2 atau 3 tahun lagi. Beliau bertanggung jawab atas hajat hidup orang banyak (baca: honorarium) di LH. Kuitansi, kontrak dan tetek bengek pembayaran menjadi makanan sehari-hari Bu Bertha.
9. Prastowo
Kasubbid Penanggulangan Dampak Lingkungan. Pak Prastowo adalah calon blogger, belum menjadi blogger. Karena Angki belum sempat mengajari Pak Pras membuat blog. Selain kurangnya waktu luang, komputer Pak Pras mengalami kerusakan menjadi penyebab utama tidak terlaksannya pembuatan blog Pak Pras.
10. Ferry Andi
Staf Bidang Investigasi dan evaluasi. Ini orang mengalir laksana Raja di Laut. Spesialis lapangan. Karena ditakdirkan bukan menjadi orang kantoran yang berkutat dengan komputer, pembukuan apalagi laporan. Memiliki “kantor cabang” dimana-mana (baca: tempat cangkruk) terbesar di LH. Siapa yang tidak kenal dengan Ferry Andi??
11. Driyanti
Staf Penanggulan Dampak Lingkungan. Merupakan tipikal pekerja tertib. Yang paling Angki ingat dari mbak Yanti adalah: FITNES. Kegiatan dia setiap pulang kantor adalah ke tempat fitnes untuk olah raga dan berolah asmara. Secara, mbak Yanti statusnya masih single. Selain fitnes hal yang diingat dari mbak Yanti adalah: NASI. Mbak Yanti yang Angki kenal, tidak akan menyentuh nasi sebutirpun untuk menjaga program dietnya. Entahlah kenapa walau tidak menyentuh nasi, badannya masih tungdeblang.
12. Ulfiani Ekasari
staf Penanggulangan Dampak Lingkungan. Seorang bunda daripada Rafian. Hal yang diingat oleh Angki dari mbak Ulfi adalah: PELUPA. Mbak Ulfi memiliki “kebiasaan” pelupa yang sama kayak Angki (kamu kali Ki, yang parah pelupanya…!!).
13. Indhati Kusumawardani
Mantan Kabid Penanggulangan Dampak Lingkungan. Sekarang beliau menjabat Kepala Tata Usaha Dinas Koperasi Kota Surabaya. Bu In berbeda daripada para rekan Pemkot LH yang lain. Bu In selalu memberikan motivasi ke Angki peluang usaha a.k.a menjadi pengusaha. Kebanyakan orang selalu menanyakan ke Angki tentang sudahkah melamar kerja di tempat lain. Tetapi Bu In tidak demikian. Beliau selalu bertanya tentang kesukaan Angki, hobi Angki dan punya cita-cita apa kelak. Dan Bu Indhati adalah seorang fotografer lo. Klop deh ma Angki.
14. Suhadi SH
Staf Pengendalian Dampak Lingkungan. Mas Hadi ini orangnya mbetik kayak anaknya. Nah Loo..!! Mas Hadi adalah soulmate daripada Bu Bertha. Soalnya surat-surat kontrak, penyerahan berita acara dikerjakan oleh mas Hadi ini. Jadi bu Bertha menulis nilai kontrak, Mas Hadi yang membuat berita acara. Secara Bu Bertha lebih mahir mengetik di mesin tik daripada tuts keyboard komputer.
15. Surtauli Sinurat
Kabid Penanggulangan Dampak Lingkungan. Beliau adalah pengganti posisi Bu Indhati Kusumawardhani di LH sejak bulan September 2008. Bu Uli memiliki ketelitian luar biasa untuk tata bahasa surat-menyurat. Bisa dibuktikan dari laporan survei Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun yang Angki kerjakan. Ada saja kesalahan kata yang Angki perbuat di laporan tersebut ditemukan oleh Bu Uli. Padahal Angki udah cek dan ricek setiap kata di laporan tersebut. Eh masih ada yang salah bin keliru. Bu Uli saat ini, sedang berjuang penuh di keluarga. Karena sang suami, Pak Robert terbaring di Rumah Sakit karena penyakit jantung [CMIIW]. Semoga lekas sembuh Pak Robert ya Bu Uli. Amin. telah menjadi janda ketika Angki menulis ini. Semoga Bu Uli dan keluarga diberi katabahan.
16. Musdi
staf Lingkungan hidup yang bergabung bersamaan dengan ibu Uli per bulan September 2008. Dan pada tahun 2009 adalah tahun terakhir sebagai PNS. Karena pada tahun 2010 beliau akan memasuki masa pensiun.
17. Sapto Pamuji
Staf Penanggulangan Dampak Lingkungan. Angki kalo lihat pak Sapto itu mengingatkan pada temen satu kampus Angki, Shidiq Pribadi. Cara jalannya itu lohhh
Itulah profil singkat sekaligus ucapan terima kasih kepada ke-16 karyawan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Angki mohon maaf sebesar-besarnya, setinggi-tingginya dan seluas-luasnya kepada Anda ber-tujuhbelas. Tak lupa juga Angki ucapkan terima kasih kepada Ibu Henny Dwi Ferrita, Mbak Enny, Pak Hari, Pak Ivan, Shinta, Pak Okto, Pak Sukadi dan semua karyawan LH di lantai 4. Juga Bu Retno dari Disnaker, Pak wartono, Pak Andrias dan Pak Yuli dari Disperindag yang menjadi rekan survei Limbah B3.
Mohon Maaf lahir dan Batin kalo saya lebih sering membuka wordpress,facebook, milis nista daripada membuka Microsoft Excel untuk bahan laporan. Lah wong Angki langsung hang kalo lihat garis-garis di excel. Bahkan untuk microsoft wordpun, Angki gunakan untuk menulis blog. Lier euy..!!
.
Pingback: Hari Ini « raden mas angki bukaningrat ™
Mas Nur mantap jaya …..
NUUUUUUUUUURRRRRRRRRRRR…
where a u ???
masih aktif blogger yach???
kangen ney… ga da lagi yg nemenin beli j.co ato bebek kepanjen huuuFFFff….
piye kabare????
klo ke by mampir dunk!!!!! tar aq traktir hehehehe….
Ky, photomu koq ya kurus amat tho sekarang…???
apa sudah prihatin…??
mau kembali kost di Sby kah…??
bu kos mintanya yg bukan S1 ki’, lg-an kan enak partnerannya klo dah kenal hihihi…..
sorry…… tuelat buangettttsssss niy komennya ^_^
kayaknya sifatku mirip ama mbak Ulfi : golongan darah B
betewe njeng, kon kenal mas Zaki ndak?
wong pemkot juga…
rumahe di malang…
Iya nih, Angky bikin profil kantor BLH.
maju trus bung
kok jadi halaman profile BPLH
ah.. sudahlah..
Selamat berjoeang dan tetap semangat