Perjalanan penuh cobaan telah dilaksanakan dengan baik Sri Sultan, Man Tao Tse, Sunico, Suryanti dan Bukaningrat.
Perjalanan di mulai dari Bungurasih dengan menjemput saudara Nico yang datang dari Jogja sorangan. CA yang lain?? ada di Jogja dengan urusan masing-masing. Sebelum kami berangkat ke Malang kami sarapan dahulu. Tempat kami sarapan ini biasanya tempat nongkrong blogspoter yang menjadi pujaan young-young mother.
Sesampainya kami di hotel Malinda Malang disana sudah ada Zam dan mas Iman, akhirnya Angki bisa bertemu dengan Sri Sultan Zamroni. Dan ketika kami di sana Zam sepertinya “LAGI SIBUK NIH” ™. Angki dapat info dari mas Iman, kalo globber Malang akan mengadakan kopdar. Soal tempat kami g’ setuju kalo Kopdar di mall, secara di Surabaya dan Jakarta udah penuh sesak dengan mall. Emang di Malang ada yang lebih besar daripada Supermall atau Senayan City? ![]()
Kami menuju Alun-alun kota Malang untuk tempat temu dengan globber (g’ lupa untuk bernasis-narsis ria jeehhh).

Perwakilan yang datang di alun-alun dari Globber adalah Cak Slamet Slumun Slaman. Waktu yang menunjukkan jam makan siang memaksa kami mencari kuliner yang Suiip. Kami menghubungi mbak Manda untuk referensi soal kuliner Malang. Akhirnya didapat Cui Mie Isor Uwit di Pasar Oro-Oro Dowo. Soal rasa masih kalah jauh dibandingkan Cui Mie di GOR PKPSO Jember.
Di warung Cui Mie itulah sebuah pertemuan yang sangat dinanti-nanti oleh Nico Wijaya akhirnya terlaksana. Tak lupa Nico menunjukkan SIM sebagai bukti bahwa mereka bersaudara. Sultan juga tidak menyiakan kesempatan dengan saudaranya Nico itu, terlebih Mas Iman. Obrolan berlanjut tentang Chelsea Olivia yang saat ini ditangani oleh mas Iman hingga tak terasa langit mendung menggelayut kota Malang.
Untuk menghindari hujan lebat dan kemacetan lalu lintas karena perayaan Kemerdekaan, kami berangkat menuju Bromo. Ternyata benar, jalanan macet karena lomba gerak jalan serta lomba-lomba khas tujuh belasan yang memakan badan jalan. Andai kami berangkat lebih awal, kami tidak akan mengalami kemacetan parah selama perjalanan. Itu disebabkan “LAGI SIBUK NIH ™”
Sesampainya di Bromo kami menginap di Bromo Cottage dengan kamar XX7 dan XX8. Kami telah meminta ke resepsionis untuk membangunkan kami di pagi hari jam sekitar jam 03:30 WIB.

[17 Agustus 2008 - 04:00]
Dasar daerah gunung, begitu bangun tidur, cuci muka, wajah langsung tegang bukan kepalang. Dingin euuyyy..!!! Walau ada air hangat,tapi Angki kurang suka. Karena menurut ilmu forensik, dengan mandi air hangat, kita semakin kedinginan.
Ada fakta yang menarik di Penanjakan tentang fotografi. MEREK KAMERA. Yup, selama ini Angki hanya melihat dua macam merek SLR yang jadi senjata para fotografer. Kalao g’ Ninok ya Kakon. Di sana Angki melihat ada yang memakai Olimpas, Pentas dan Samsang. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa dua merek yang biasanya “selalu” Angki lihat mendominasi untuk kelas SLR.
Eh ternyata Mimimama a.k.a Fahmi tidak umroh. Dia pergi ke Bromo bersama Gong Li.

Setelah di Penanjakan kami berangkat ke Kawah Bromo biar afdol kata si Nico. Entah pengendara sepeda motor itu nekad atau penuh tekad berangkat ke lautan pasir dengan kondisi motornya yang tanpa filter karburator, ban berprofil tipis, motor tua pula. Makan tuh pasir. Secara, ada salah satu produsen rokok yang peduli jadi sponsor acara Touring Merah Putih yang diikuti oleh ratusan pengendara dari berbagai merek sepeda motor.

Tepat jam 1 siang, kami melanjutkan perjalanan naik haji ke Surabaya. Sesampainya di Surabaya Mas Iman, Zam dan Nico di Surabaya menginap di hotel Sahid dengan nomor XXX3.
Ucapan terima kasih kepada Iman Brotoseno atas akomodasi serta kamera mungil nan muaaanteb, Muhammad Zamroni atas ancurnya dan Nico yang telah berhasil menyelamatkan CA.
Tulisan dan gambar terkait
- Iman Brotoseno
- Muhammad Zamroni
- kandANG Gambar 2 (Bromo, Me and My Friend)
- kandANG Gambar 2 (Bromo Only)
- Nico (Lagi sibuk nih ™ ) (iiihhhh kamu juga posting rupanya ™ )
- Siwi (Jangan pernah berharap mo posting)
[STOP PRES]
Sungguh aneh tapi nyata. Kunjungan Mas Iman dan Zam ke Surabaya, hanya Angki, Siwi, Dita yang tau. Tapi tiba-tiba Cempluk mengabari kalo Mas Iman dan Zam akan naik haji berkunjung ke Surabaya. Usut punya usut, ternyata sejak kami datang ke Malang info itu sudah bocor.
Ah Sudahlah.
*Hujan mengguyur Taman Monkasel Surabaya*
Filed under: Me and My Self














enggak komen ah
“LAGI SIBUK NIH ™”
wahaakakakak
Saya yakin kalo kisanak gak bisa tidur setelah bersua dengan saya! Mmuahh
asem! angki ngejak peraaaaang!
besok saya posting!:D
jadi orang tertentu aja yang bisa ketemu seleb ceritanya nih
Ha ha ha..NiCO bahagia bangetttttttttt photo sama kembarannyaaaaaaaaa..
* ih kamu jugaaa
ngiriiiiiiii
hemm..
gitu ya,.. maen rahasia-rahasian..
*ih kamu juga! haiah!! wekekeke…
tolong jaga nama baik,saya! ™
[...] Kick Bromo oleh Raden Mas Angki Bukaningrat Viewed 6468 times by 735 viewers Kirim komentar ↓ [...]
Serapat-rapatnya nutup ikan asin, toh baunya akan tercium juga
akakakkakk!!!
@mas iman: asem. bahagia? ah sudahlah….
*pikir2 yg iih manisnya di uplod apa ga*:D
yaolo…
kok muuuwendung yooo…
Tetep ngiri mode on …huuuhh …
gag mao ikut ke padang ngki, akhir tahun?
yakin foto nya hanya ini ??
yaudah kalo yakin..hehehe
pasti seneng banget yach, bisa berpetualang ke bromo bersama blogger…
Mupeng jalan2 ma Mas Iman
puengen ke bromo tapi blm keturutan sampe saiki….huaaaaaa
[...] Angki addthis_url = location.href; addthis_title = document.title; addthis_pub = ‘alixwijaya’; lb_url = ‘http://alixwijaya.com/serpihan-serpihan-kopdar-bareng-seleb.htm’; lb_skin = ‘mode3′; lb_title = ”; lb_bodytext = ”; lb_bgcolor = ‘#000′; lb_border = ‘1′; lb_bordercolor = ‘#707070′; lb_width = ‘40′; lb_height = ‘16′; Tags : File under category : Uncategorized Posted by. aLe on Wednesday, 27 August 2008 at 12:07 pm | RSS 2.0 | Trackback « Indonesia., [...]
rono numpak opo bozzz… koki tidak di ceritakan… numpak carteran opo mobil sendiri, aku yo pengen rono je
foto sing iki:
http://angki.files.wordpress.com/2008/08/img_4807.jpg
nggak asik blas ki, ndak layak tampil
btw munggah bromo desember? ide buruk.
waduhh bromoo… asik bangettt *memandang dgn irii*
wah bromo…
pernah ke sana, sayang pas ke sana lagi ada pembuatan iklan salah satu rokok….
jadi suasananya ga misteriiii….
ugh…….
(sambil manyun……)