The Battle (Fort Minor – 2005)

Saat ini bulan Mei di ITS juga di PENSsedang mengadakan PEMIRA (pemilihan umum Raya).
Di ITS sendiri ada 3 calon Presiden BEM, ini berarti mengalami penurunan calon Presiden BEM ITS dari tahun lalu yang mencapai lima orang.
Ketiga Mahasiswa itu adalah:

  1. . Nur Cholis Dwi Saputro (Teknik Mesin 2004),
  2. Agra Nurullah Ahmad (Desain Produk 2004), dan
  3. Nurvan Indra Praja (Teknik Informatika 2004)

Nah kalo di ITS sendiri, ada semacam istilah daerah “kantong kekuasaan” dari tiap faklutas/politeknik.
Nah kebetulan di PENS sendiri “kantong” itu ada pada Nur Cholis Dwi Saputro.
Kalo tahun lalu, “kantong” di PENS dipegang Detak Yan Pratama.
Kita lihat aja siapa yang jadi PresBEM ITS tahun ini.

Yang g’ kalah menarik dari Pemira tahun ini ialah, Pemira di PENS ini Jack!!
Kenapa eh kenapa
karena eh karena
Ke-Empat Hima di PENS mengadakan Pemira dengan waktu yang bersamaan dan seminggu setelah Pemira HIMA akan dilangsungkan Pemira PresBEM PENS.

Dari Hima Elka sendiri ada 4 calon yang mendaftar sebagai CaKaHima, yaitu, M. Saiful Azis, Hendarko, Hendri dan Dimas.
Dan Hima Elka udah mengadakan kampanye lisan, kemarin sore, baca aja ini
Mereka bertiga minus Azis, merupakan didikan Angki lewat LKMM TD (aii..h). Ini bukti nyata bahwa pelatihan kepemimpinan itu mutlak diperlukan agar tumbuh leader yang TopMarkotob.
Ya g’ Sii…hhh..>!!!
Nah sekarang tinggal Telkom, Elin dan IT yang belum mengadakan kampanye Lisan.

Kalo dari CaKaHima Telkom, Angki cuma tahu Pramudita, lelaki lembayung yang tegas nan rupawan (halaaah..!!).
Angki tahu si Pramudita mo nyalonin KaHima dari Bulletin di FS dengan judul “Vote Me” .
Kalo dari Elin si Hanif dan Rohmat Sidiq mencalonkan sebagai CaKaHima Elin.
IT (setahu Angki) itu Edi Purnomo dan Eka “Bola” Mariyanti.
Angki agak shock sekaligus kagum waktu denger kalo CaKahima IT adalah EKA “bola”.
Angki jadi inget kejadian yang Angki alami waktu mengikuti Ormawa di PENS.
Terpilih menjadi anak LKMM TD dicela.
Terpilih menjadi pemandu LKMM dihina.
Mencalonkan sebagai KaHima Elin 2005-2006 di olokin.
Terpilih menjadi Menteri Komunikasi Informasi di BEM PENS juga di “hancurkan”.
ARRRGGGHHHH…!!!
Kalian semua sirik kan ke Angki karena walau Angki konyol, tapi afdol toh..!!
HEHHEHEHE..!!!!
Nah kurang lebih Eka itu seperti Angki.
Lucu, Konyol, aneh eeee mencalokan Kahima..!!!
Maju Terus EKA..!!!

Nah yang seru itu CaPres BEM PENS ITS…!!!
Kenapa eh Kenapa
Karena eh Karena

Coba kalian lihat dua orang aneh ini..!!
Mereka ini temen satu kelas.
Mereka ini staff dari Departemen MedInfo yang Angki pimpin.
Yang baju merah adalah Rizki Jafianta
Yang baju abu-abu adalah Ahmad Hasyim As’ari.
Mereka ini memilki karakter pribadi yang beda jauh.

Yang Rizki itu senengane ndaggel.
Yang Hasyim itu senengane kerjo.

Keduanya hanya punya satu persamaan: NGGATELLI..!!!

Angki cukup bangga sih denger bahwa dari Elin 2 mahasiswanya maju mencalonkan sebagai CaPres BEM PENS, terlebih dari Departemen yang sama lagi, Angki juga yang pimpin (Haalaaah…!!!).
Dapet pujian dari Pak Presiden BEM PENS, Fatikh bahwa Departemen yang Angki pimpin sukses mengkader staffnya (ehem..!!). Juga dari mas Mukhlis Irvani yang mengatakan sangar banget Departemen MedInfo taun ini.

Yang bingung tuh ketika Angki diminta untuk menjadi Tim Sukses Kandidat (TSK)
Angki harus pilih yang mana?????
Antara Hasyim atau Rizki..!!!!

CAPEK DEEEHH…!!!!

Show Me How To Live (Audioslave – 2002)

Terhitung Udah 5 hari ini, Angki latching PCB Gatot alias gagal Total.
Kalo g’ tinta latching yang belum nempel, atau tulisan pada fotocopy untuk latching yang masih tertinggal.
Ada hembusan segar dari Herman anak TC yang sudah malang melintang di dunia per-PCB-an.
Angki tanya ke Herman:

Eh Brur, u bisa bantu latching PCB g’?
“Wah g’ bisa Ki’!”
Lha kalo ada proyek dari P. Anang, siapa yang latchingin?
“Gw biasanya latchingin di Star PCB atau Citra latching”
Itu dimana lokasinya bro?
“Mmmh gw lupa neh Ki’, eh bentar, gw punya kartu namanya”
Dimana neh?
“Di Jl. Pacar Kembang, no. telpnya 031-5031xxx”
OK bro, eh biaya buat latching disana berapa?
“harganya Rp.90/cm2. Itu dulu, g’ tahu sekarang.”
Ini loh punyaku, sekitar 6 x 10 cm, so 60 cm2 itu berarti 5000an lah
“Oh iya Ki’ ada dua jenis PCB yang nanti akan u terima, u tinggal pilih yang biasa atau yang poerted (aduh Angki lupa ini mestina apa tadi :D ).”
Harganya juga beda?
“Ya iya lah, klo yg biasa ya 90 IDR /cm2, kalo yang poerted tadi skitar 120 IDR /cm2.”
Menurut u murah g’ sgitu bro?
“YA murah lah, daripada kita setrika sendiri, mana belepotan dan belum tentu hasilnya bagus”
“iya ya.>!!! IOK Bung Herman THX alot..!!!

Nah Senin besok rencana Angki kan mo survei tuh Star PcB.
Kenapa Senin Ki’?
Kan Angki hari ini puang ke Jember untuk menyerahkan kunci duplikat my luvly bike.
Dan mumpung lagi mood buat ngeblog, coz udah sumpek banget lihat TA.

Ternyata Angki itu

You Are 50% Left Brained, 50% Right Brained

The left side of your brain controls verbal ability, attention to detail, and reasoning.
Left brained people are good at communication and persuading others.
If you’re left brained, you are likely good at math and logic.
Your left brain prefers dogs, reading, and quiet.

The right side of your brain is all about creativity and flexibility.
Daring and intuitive, right brained people see the world in their unique way.
If you’re right brained, you likely have a talent for creative writing and art.
Your right brain prefers day dreaming, philosophy, and sports.

Dont Give Up (Josh Groban – 2006)

Terhitung sejak hari ini (22 Mei) enam puluh (60) hari setelah itu alias 24 Juli-26 Juli 2007 Angki harus menyelesaikan Tugas Akhir sperti gambar disamping.
Kayaknya gampang banget ya.
TAPI…!!!

Angki udah buat rangkaian dengan benar sesuai gambar ini.
Angki udah membeli peralatan alias komponen sesuai dengan yang tertera di gambar.
Angki udah Check dan Recheck untuk memastikan bahwa rangkaian yang Angki solder udah sama dengan gambar itu.
TAPI…!!!!

Tidak keluar satupun gelombang kotak yang diharapkan seperti ini:
Padahal kalo lihat datasheet dariIC TCA 785, seharusnya keluar gelombang seperti ini yang dapat diatur sudut penyulutannya.

Kalo gambar disamping ini, sudutnya adalah 90 derajat,
Kalo pengaturan sudut lebih kecil, maka gelombang kotak yang tampil pada Oscilloscope akan semakin kecil.
Nah keunggulan IC TCA ini adalah penetapan zero detector yang pasti jika dibandingkan zero crossing.
Disamping itu IC TCA itu merupakan IC aLL in one.
Ada counter, Pulse Width Modulation (PWM), Zero Detector etc dan eac (eh Angki capek).
Ada Harga Ada Kualitas.

IC TCA 785 seperti gambar disamping ini,memiliki ukuran 18 mm x 7 mm bisa Angki bawa pulang dengan ditukar delapan lembar Rp.10.000,-.
Bingung???
Rp. 80.000,-
ganti….!!!!
Dan IC TCA ini Angki membutuhkan 3 buah.
Jadi Total Jendral, Total Kopral terbilang : Dua Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah, dalam Angka Rp. 240.000,-.
Belum trafo 5A kali 3 @ 60.000 IDR=180.000 IDR
DAMNED…!!!!

LAh kalo meletusss…!!!!
CAPREK DREHH…!!!!!!

Setelah selesai diuji coba hasilnya seperti ini:
Gelombang NOIZE abizzzz…!!!
Apa yang salah dari rangkaian yang Angki buat ya????
Apa Angki salah menaruh kapasitor alias terbalik.

TA ini baru nyampe bagian penyulutan.
Belum Snubber circuit plus Filter design.

Intinya :CAPREK DREHH…!!!!!!

Since You Been Gone (Kelly Clarkson – 2004)

Angki jadi ngeri baca artikel yang ditulis oleh Angga Ayu perihal Hak paten. Silahkan baca blog dari Angga Ayu dengan judul “Bahkan Warteg Pun…

  • Angki baru sadar Tahu Tempe yang Angki makan tiap hari ternyata BUKAN MILIK Indonesia.
    Tapi Jepang….!!!!
  • Angki baru sadar Batik (dengan motif parang Solo) ternyata BUKAN MILIK Indonesia.
    Tapi Malaysia…!!!
  • Kopi Toraja yang Angki minum selama ini BUKAN MILIK Indonesia.
    Tapi Jepang…!!!
  • Rendang Padang dan Soto Betawi ternyata BUKAN MILIK Indonesia.
    Tapi Malaysia…!!!
  • SAMBEL BAJAK pun yang Angki makan bereng lalapan ternyata BUKAN MILIK Indonesia.
    Tapi Belanda..!!!

Padahal Jelas-Jelas Padang dan Betawi adalah wilayah Indonesia.
Kenapa yang punya ada di luar negeri????
Pertanyaan yang bodoh..!!!!

Pantes aja, temen-temen Angki lebih seneng dapet pekerjaan dari perusahaan Asing khusunya minyak yang mengeruk bumi Indonesia, tapi diolah ke luar negeri dan seteleh jadi, dijual ke Indoenesia dengan harga berkali-kali lipat…!!
Emang Pertamina tolol atau malez g’ bisa mengolah Gas dan Minyak Bumi Indonesia.
Sampai permasalahan operator Blok Cepu saja harus rebutan dengan Exxon.
Kemana aja lu Pertamina, Kalah teknologi dari Exxon????
Makanya jangan Korupsi doank….!!!
Bukannya Angki sok nasionalisme, tapi ini udah kronis teman….!!!

Dimana Uang adalah segalanya…!!!!

We Are The Champion (Queen – 198x)

CHELSEA JUARA
CHELSEA MENANG
CHELSEA KAMPIUN
CHELSEA THE REAL CHAMPION

Gadis Rahayu..!!! Gimana penampilan MU-mu.
Sesuai perjanjian, siapa yang timnya kalah, wajib kasih comment. (halaahh, g’ penting).
Kenapa Angki harus posting kemenangan Chelsea kali ini.
Karena Angki nonton Piala FA di Coffee Corner Surabaya, bareng ma Selvi, Abi, Didik, Ceka, Roni, Macx, Mita, Marga, Dirga.

TEGANG…!!!
SERU ABIZZZ…!!!
Chelsea baru bisa ngegol gawan MU menit 116 alias babak extra time kedua oleh Didier Drogba kerjasama 1-2 dengan Frank Lampard.
Banyak sekali pendapat datang:
“Ini sudah diatur, MU juara Premiere, Chelsea FA”
“Shelvi dulu g’ beliin Angki makan ketika Chelsea menang dari Liverpool di 1st leg”
“DLL etc”
Angki berani klaim bahwa meja yang Angki tempati dkk adalah teramai.
Tiap ada pemain MU bawa bola, Angki dan para Chelsea-ers selalu koor dengan nada merendahkan.
Dan itu memang terbukti bahwa MU ada sedikit kemunduran dalam permainan.
Kalo g’ kena jegal pemain Chelsea, pasti salah umpan.
Dari 8 anak yang ikut Shelviers ini cuma 3 orang aja yang MU-lovers.
Kacian Deh Luuuu..!!!
Pantes aja MU kalah dari AC Milan untuk berebut tiket final Piala Champions Euro.
Wong MU maennya kayak gitu.
Kayak tim promosi dari liga ke 2 Inggris aja.
Kalo Chelsea kalah dari Liverpool karena kalah adu penalti, dan Angki amat sangat membenci ketropak adu penalti.

Ini pertama kali Angki ke Coffee Corner sejak Februari buka perdana di Surabaya.
Menurut Angki, harga di Coffee Corner untuk kalangan menengah keatas.
Harga paling murah coffee origin di sana itu 5500 IDR.
Bandingkan ma Exccelso, Starbucks.
Juga untuk makanannya yang joint bareng ma Palm Tree Cafe, harga yang tertulis di list menu terdengar masuk akal untuk kalangan menengah.
Angki sendiri pesen strong coffee origin Flores taste dituker dengan 8200 IDR.
Yang Angki pertama kali lihat tuh Espresso Coffee yang Roni pesan.
SmaLL, liTTle cup of coffee and dark taste (pahit-red). Roni dapat minum itu dengan ditukar
7500 IDR.