Menurut Angki masih perlu dipertanyakan soal idealisme (Band) musik Indonesia. Banyak sekali band yang sudah berganti personel tapi masih tetap memakai nama band asal. Dan parahnya lagi personel yang berganti itu adalah sang vokalis.
Kenapa eh kenapa
Karena eh Karena
Bila kita bandingkan dengan band manca sono, jika berganti vokalis maka nama band pun berubah.
Creed menjadi Alter Bridge, dimana Scott Trapp diganti oleh Myles Kennedy. Pergantian vokalis ini tidak Angki ketahui sebab musababnya.
Rage Againt The Machine menjadi Audioslave, dimana Zack de La Rosa diganti dengan Chris Cornell. Pergantian ini salah satunya karena si Zack dipenjara, trus kalo g’ salah Cris Cornell adalah mantan vokalis Soul Garden (eh bener g’ ya????)
Bling 182 bubar dan personelnya membuat band baru dengan +44
Itu contoh band mancanegara yang mengganti nama karena perginya sang vokalis. Bisa jadi alasan dari penggantian nama band adalah untuk menghormati sang vokalis yang ikut memberi andil terbesar dari band tersebut. Atau sebaliknya malah untuk mengubur dalam-dalam kenangan buruk dari penggunaan nama band yang lama.
Kalo menurut Angki sih, vokalis merupakan soul of sound-nya band. Coba aja Nirvana sekarang masih exist dengan vokalis yang bukan Kurt Cobbain. Pasti Grunge Kid’s di dunia ini protes ke dua personel lainnya.
ADA band tetaplah ADA Band
DEWA 19 tetaplah DEWA 19
E dan E tetaplah E dan E
Power Slaves tetaplah Power Slaves
Si Baim ditendang keluar dari ADA band, karena popularitas Baim yang melebihi popularitas ADA band sendiri. Padahal si Baim g’ bermaksud demikian. Dan kata si Baim temen-temen di ADA band merasa bahwa ADA band cuma milik Baim seorang. Maka dibuatlah alasan yang bermacam-macam untuk mengeluarkan Baim. Bisa jadi pesonel ADA band yang lain cemburu, entah dari penampilan, popularitas dsb.
Inget g’ iklan Coca Cola versi guitar? Nah itu kan si Baim, sendirian kan tanpa personel ADA band lainnya. Dan kalo lihat ADA band sekarang pasti ikutan main iklan semua, biar ngetop juga kali ya. Misal aja jingel Suzuki Spin. Jujur aja, vokalis adalah front man dari sebuah band. Kalo ADA band merasa ngetop karena Baim menurut Angki wajar aja. Limp Bizkit, Angki cuma kenal Fred Durst ma Wes Borland trus LP cuma Chester ma DJ Han, lainnya no way. Ngaca donk personel ADA band yang lain, kalo kalah populer dari sang vokalis (Baim-red) yang cool, garang, asoy.
Katanya lagi si Baim terlalu dominan waktu di ADA band, mulai penciptaan lagu, mixing, layout, dan markerting dsb. Bisa jadi di tubuh ADA band tuh cuma Baim yang bisa melakukan itu semua secara profesional. Dan UUD (ujung-ujungnya duit) deh. Dan sekarang diganti ma Doni, yang menurut personel yang lain kurang pintar soal “Band rules”. Sehingga Doni didaulat hanya untuk bernyanyi dan bernyanyi, tanpa harus mengurusi manajemen ADA band.
Sekarang ADA band bisa tampil bersama dalam sebuah iklan.
DEWA 19 masih DEWA 19
Alasan pemecatan Ari Lasso karena drugs. Penggantinya adalah Elfonda Mekel atau lebih dikenal dengan Once. Setelah Pandawa Lima “release” beserta Ari Lasso-nya, Dhani mengganti DEWA 19 dengan DEWA aja. DEWA 19 muncul lagi sejak album Laskar Cinta atau Republik Cinta. Wadoh, jujur aja Angki g’ setuju, DEWA 19 mah identik dengan Ari Lasso. Kemudian sejak ganti ma Once, lagu-lagu DEWA jadi kurang greng, apalagi si Andra g’ ada permainan speed melody khasnya. LOVEhollics Angki menyebutnya. Bahkan Dhani Ahmad menyebut bahwa dia adalah presiden Republik Cinta. Kok g’ ikutan News dot com aja ma SBY (si Butet Yogya) Dhan?
Sebetulnya EdanE itu singkatan dari Eet syahrani dan Ecky Lamoh, kemudian disingkat E dan E. EdanE dibantu ma Iwan Xaverius dan Fajar Satritama. Awal cerita EdanE terbentuk ketika Eet kepincut ma vokal Ecky Lamoh dan ketika dikonfirm ke Ecky Lamoh dia OK aja, maka keluarlah album The Beast. Kemudian seperti manusia Indonesia pada umumnya, Ecky Lamoh terlihat rasa malasnya. Dan puncaknya ketika EdanE diberi kesempatan untuk menjadi band pembuka dari Sepultura, suara Ecky pecah dan fals. Karena sebelum acara pembuka itu si Ecky Lamoh sama sekali tidak latihan, kurang lebih 2 mingguan lah. Akhirnya Eet Syahrani muntab dan dikeluarkan lah si Ecky Lamoh dari EdanE.
Setelah Ecky Lamoh hengkang, masuk HAri Batara dan Fattah Mardiko yang tampil di album Borneo juga album Jabrik. setelah itu Trison Manurung masuk pada 2001 dan keluarlah album 170 volt. Trison juga g’ lama di Edane, g’ tahu kenapa alasannya, posisinya diganti oleh Robby ampe sekarang. Karakter si Robby, menurut Angki mirip Hari Batara, berat, garang dan rock abis.
Power Slaves sayang
Power Slavesku
My favorite band,
not dead but….
Band rock and roll groovy yang pernah Angki ketahui. Sang vokalis sekarang adalah N’jet, mantan vokalis Flowers. Lagu-lagu PS tetap g’ kehilangan aura rock and roll-nya, tapi tanpa Heydie Ibarahim, PS bukanlah PS. Malah kalo dengar lagu terakhir PS “G’ Bakal Mati” kayak dengar Flowers dengan nuansa rock and roll. Praktis PS tinggal Anwar Fatahillah doank. Andry Franzzi pindah ke Boomerang, Heydie Ibrahim bersolo karir lagu religius, Eddot Eduard entah kemana. Semua album PS menurut Angki adalah The Best. Penciptaan lyrics dibawakan secara menyentuh oleh Heydie dan musik yang mengiringinya smooth dan good.
Berikut Album-Album Power Slaves
Ada lagi BIP, udah ganti dari Irang ke Ipang (ex Plastik), perlu diingat BIP itu adalah Bongki, Indra, Pay. Kurang lebih BIP adalah band-nya mereka. Mau pake 10 vokalis atau tanpa vokalis, itu hak mereka. Sama kayak Ratu gitu.
YAh begitulah curhat Angki ttg Band Indonesia. SlanK, GIGI, Boomerang, Netral, Cokelat, sampai saat ini sudah berkali-kali berganti personel, tapi Kaka, Armand Maulana, Roy Jeconiah, Bagus, Kikan tetap pada tempatnya.
Filed under: Opinion















Hai Angki… aku baca artikelmu tentang idealisme (band) musik indonesia, kayaknya kmu fans nya PS ya… aku jg nge fans ma PS kmu punya koleksi album dr metal kecil sampe PS ga? aku dulu sempet punya tp hilang entah kmana, ada yg pinjem tp ga balik lg dll… tks ya…
aku suka… temani, untuk apa, cinderella dan sisa.
apalagi saat edot eduard masuk. tapi sekarang kemana yah mereka?
hanya satu kata…sedih ga ada heydie
tp pertengahan taon ini PS mo buat album baru,end heydie udah combeback
powerslaves itu termasuk salah satu band rock’n'roll hebat ,karakter vokalnya heydi sm sound gitar andry mmg pas bgt, dr semua album gw plg suka kereta rock’n'roll..n’jet bagus koq,tp mmg karakternya rock’n'blues,,btw PS ama Flowers mmg pernah jd kiblat musik gw semasa sma.aplg gw pernah manggung bareng sm mrk,,diksh stick drummnya andre flowers pula,(hehehehe’)…
FYI: sang drummer PS n Keyboardisnya yg juga msh adek kakak skrg nge-band lagi dengan nama Persident Band plus Vokalis yg ciamik n keren yg asal kota Malang. Debut album perdananya di beri titel “Alaways In My Mind” yg juga menjadi OST fil “Best Friend” yg saat ini sudah diputar di bbrp bioskop di indonesia
ada boss, mau??? wiedherry@yahoo.com
menarik jg baca artikel ttg ADA band dan baimnya…emang kyknya semakin hr semakin gak karu2an aja..peranggotaaan itu band….kyknya anggota asli makin ilang deh….
ps dulu saya tidak meragukan musikalitas mereka… mulai keluar impian di metal kecil, metal kartun, kereta rock”n roll. wuhh dhasyat banget sayang kenapa mereka bubar…! di album yg baru gak bakal mati itu aku tak sengaja nemu di orang jual kaset blak market.. jauh sudah-jauh sudah aku dan kamu ps….
hai angki..saya salah satu fans ps,,artikelnya bagus tuh..saya sdg mencari lagu “hei” dari ps,,angki punya ga?
halo angki,
punya lagu2 dari album Kereta Rock N’ Roll ama Metal Kartun gak…?
mas angkin ada album metalkartun ga?
CUMA SATU KATA UTKMU ANGKI, TOP BANGET N AKU SETUJU DGMU SUNGGUH PENDPAT YG BENAR2 JUJUR N PROPORSIONAL,
Kalo ngga salah (berarti bener) Vokalis PS Heydie Ibrahim pernah ngeluarin Album Solo sehabis Album ketiga PS yah ? klo boleh tau apa ya judul albumnya..?
kunjungi aku nanti ya,,tanks..
gak setuju tuh dengan pendapat soal ADA BAND. justru ADA BAND lebih maju setelah keluar nya BAIM… musik nya pun jadi berubah…dan lebih asik yang sekarang…
tapi klo untuk PS my ispiration band indonesia pokona mah lah.
wow, kebetulan saya lahir taun 92 jadi bisa dibilang musik saya generasi 2000an tapi kebetulan selera saya lebih cenderung pada Classic rock dan semacamnya, kebetulan saya baru2 ini menemukan the Flowers dan hahaha bisa dibilang sangat terkesima. sampai akhirnya saya melihat blog anda ini dan untuk pertamakalinya melihat band indo bernama power slave. terimakasih untuk blog anda ini hehehe