Kalian semua, kalo lihat (denger, monyet) radio dari apanya sih?
Pertanyaan ini sempet muncul di topik yang dipandu ma Yohannes (KoKo Yo) ketika masih di DJFM dalam acara 40 teritory.
KoKo Yo kasih tiga opsi bagi paramuda DJFM, yaitu:
1. Lagu-lagunya
2. Penyiarnya
3. Acaranya.
Menjelang acara 40 teritory usai, ternyata mayoritas pendengar DJFM meimilih para penyiar sebagai alasan utama meilih radio favoritnya.
Masih inget nggak polling di Deteksi JAwa Pos Surabaya yang mengambil topik, sebutkan radio favoritmu di Surabaya. Dan pemenang polling Deteksi Jawa Pos tersebut memenangkan EBS 105,9 FM sebagai radionya Arek Suroboyo dengan niai mencapai 50 %an, disusul dengan DJ 94.8 FM yang cuma dapet 12 %an.
Jauh banget kan?
Kemudian waktu baca alasan dari kenapa pilih EBS sebagai radio favorit, banyak sekali alasan penyiar EBS yang disuka sebagai pilihan.
Ada yang suka ma Meta Hanindita, karena gaya ceplas-ceplosnya dan dia sekaligus dapat bijaksana ketika mandu acara Curhat-curhatan Minggu malam.
Kemudian ada yang pilih KoKo Yo sebagai penyiar favoritnya, karena gaya konyolnya apalagi jika duet bareng ma Micky, udah deh acara GiGi Show menjadi Top Rated-nya EBS. Tapi sejak bulan Desemberan (kl nggak salah) acara GiGi Show udah “dibredel” ma EBS sendiri. Menurut Angki “pembredelan” acara GiGi Show tuh antara setuju nggak setuju sih sebetulnya. Coz Angki sendiri sering dapet ide buat ndagel dari acara itu, tapi adakalanya GiGi Show kelewat explicit contents. Dan itu memang membutuhkan pendewasaan berpikir dari pendengar radio Surabaya.
Bukan begitu, Bukan??
Terus kalo Radio Favoritmu apa Ki?
Prambors, DJ dan EBS
Kok tiga sih Ki?
Nah karena ketiga radio tersebut ada penyiar favorit Angki.
Di Prambors ada Arie Dagingz dan Desta Club 80’s dengan Putuusss-nya.
Di DJ FM ada Tony Thamrien dengan Freaky Funky Show-nya.
Dan di EBS ada Yohannes Albertus (KoKo Yo) dengan Good Morning-nya.
Ngomong-ngomong soal Prambors, kan ada di 8 kota tuh (Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Makassar, Surabaya, Medan dan Solo). Nah yang Angki inginkan tuh , si Rizka di Jogja, si Aldi dan Lala di Jakarta dan Gusti di Bandung juga dengerin acara Prambors waktu pagi (Putuss-nya Dagingz dan Desta), dan kita bisa saling sapa.
Bukan begitu Bukan????
Trus soal DJ FM, menurut Angki kalo nggak ada si Tony Thamrien, bakal garing tuh DJ FM. Jujur aja Kepindahan KoKo Yo ke EBS tuh merupakan kesalahan terbesar DJFM. Dan andai aja si Tony pindah ke radio lain atau 5-10 tahun lagi ke USA sono, nggak tahu deh gimana cerita si DJ nantinya. Dan di EBS sendiri, KoKo Yo menurut Angki semakin lancar jaya memandu acara yang KoKo Yo bagets, kayak Rap 4 Republic. Good MOrning (GiGi Show before).
G’ salah kalo polling Deteksi memenangkan EBS FM. Dan perlu diketahui juga bukan karena KoKo Yo loh yang menangin polling tersebut. Karena menurut Angki acara di EBS itu memang “mudah dan ringan (katro dan aneh) “, sehingga anak SMP dan SMA Surabaya lebih menyukai EBS daripada radio lain.
Dan juga usia polling di Deteksi memang mayoritas anak SMP dan SMA Surabaya. Dan untuk mahasiswa kayak Angki, EBS memang cukup easy listening buat sebuah “pendengaran” setelah rutinitas yang memuakkan dalam sehari.
TAPI ADA YANG ANEH DENGAN POLLING ITU
SUZZANA…????
MERDEKA….?????
Kenapa bisa masuk dalam daftar Polling
ISTARA KEMANA??????
Kenapa nggak KOTA FM aja SEKALIAN????
Tapi sekali lagi kita kembali ke penyiarnya, ya kalo jam 4 sore, of course DJ FM with Freaky Funky.
In the morning with KoKo Yo and
after that my radio stay on 89.3 Prambors Rasisonia until I’m going sleep in noon or nite.
Intinya Prambors is my favorite radio…!!!!!
Filed under: Me and My Self














EBS pokoe da best di Surabaya
Tetep DJ FM