Long weekend bener-bener bikin ITS sepi. Semua mahasiswa pulang ke kampung udiknya sono. Tapi itu belum seberapa!!
Kenapa eh kenapa?
Ternyata eh ternyata!!
minggu depan masih ada 2nd long weekend Jack!! (New Year and Ied Adha). Ditambah lagi Angki disuruh pulang. Udah deh makin sepi aja kota Surabaya nan panaz ini….!!
Btw Angki sedikit Shick waktu baca Jawa Pos kemarin tentang patahnya jalan raya Porong karena overload dan pipa PDAM yang tertanam di bawahnya ikut patah sehingga menyebabkan luberan air. Pada awalnya air itu dikira adalah lumpur dari Lapindo. Ternyata Angki tambah shock lagi waktu baca artikel ini:
Senin, 25 Des 2006,
Jalan Alternatif Angkutan BarangSemburan dan luberan lumpur Lapindo yang terus meluas telah melumpuhkan perekonomian Jawa Timur. Hal itu berkaitan dengan nyaris terhadangnya lalu lintas angkutan barang, distribusi, dan angkutan ekspor-impor. Celakanya, hingga saat ini, baik pemerintah Provinsi Jatim maupun pemerintah pusat tidak memiliki jalan alternatif. Hanya ada kebijakan berupa penjadwalan waktu angkutan berat dari dan ke Surabaya agar dilakukan malam hari. Kebijakan itu tidak banyak mengubah keadaan, misalnya, tidak mengurai dan mengurangi kemacetan lalu lintas di jalan raya Porong setelah tol Porong-Gempor ditutup total akibat luapan dan genangan abadi lumpur Lapindo. Kebijakan itu hanya tambal sulam jangka pendek, bukan solusi yang berjangka panjang. Sebab, jalan raya Porong sudah tidak layak sebagai jalur lalu lintas angkutan berat, angkutan umum, dan angkutan lain. Karena itu, perlu segera dicarikan kebijakan jangka panjang tentang angkutan berat. Jika tidak, perekonomian Jatim segera ambruk. Bahkan, Surabaya akan terisolasi.
WHAT….!!!!!
Surabaya Terisolasi….!!!
Angki makin terdesak neh (aai…h terdesak). Artikel itu dikirim oleh : MUHAMAD SADLI, Jl Asem Timur II/24-B, Kayu Putih, Jakarta Timur. Bisa dibayangkan, orang Jakarta mengirim berita tentang Lapindo yang ada di Jawa Timur!!!. Itu artinya keadaan Porong sudah lebih dari taraf bahaya. Mungkin Oom Sadli pernah merasakan banjir di Jakarta tiap tahunnya dan merasakan betapa hancurnya sendi kehidupan di Jakarta waktu banjir. OK lah menurut Angki kekhawatiran Oom Sadli beralasan, karena notabene banjir di Jakarta yang sekali datang mirip danau, tapi banjir pasti berlalu lah!
LUMPUR??????
Lumpur pasti tumbuh lah!!! Panas lagi!!! dan tidak ada tanda-tanda akan berhenti. Berbagai macam cara ditempuh pemerintah dan pihak Lapindo untuk mengatasi Lumpur tersebut.
BTW Idul Adha besok Angki pulang ma mbak Evie naek mobil. Coz pulang sendiri nggak punya ongkos Jack…!!.
BAh itu dia masalahnya, gimana Angki bisa keluar dari lumpur besok..!!!
Filed under: Liburan














