Kehadiran Bulan Suci Ramadhan

Bulan yang diselimuti penuh dengan hari – hari
yang menyejukan, tak terasa
kan segera hadir di hadapan pelupuk mata
bulan yang begitu istimewa bagi kaum Muslim

Tampak berbondong – bondong orang menyambut
kehadiran bulan penyejuk hati
berlomba – lomba amal sholeh dilakukan
sepertiga malam diramaikan hiruk pikuk suara
pertanda ajakan tuk sujud dan lafazkan niat berpuasa
terik mentari yang menyengat di kala siang
seolah menjadi tantangan dan perjuangan
tuk pertahankan keimanan

Tibalah saat mentari menenggelamkan sinarnya
terganti lembutnya rembulan menghias awan gelap
terdengar seruan Adzan Maghrib di berbagai penjuru
Alhamdulilah……………, serentak terucap
dari mulut yang berbau Surga
perang di siang hari telah usai
kemenangan telah tiba di sore hari
terasa nikmat buah kemenangan perjuangan

Masjid, Musholla tampak padat dengan desakan
hamba – hamba Allah yang kan sujud tarawih kepadaNya
malam – malam yang lalu terasa sunyi
kini berlantun indahnya ayat – ayat suci Al Quran dilafazkan
seolah menambah kesejukan dan damainya jiwa

Oh……indahnya kehadiran mu bulan yang suci
kau berikan sinar cahaya kembali menerangi kami

Terima kasih Ya Allah……..
Engkau ijinkan kami tuk nikmati indahnya Ramadhan kembali
segala Rahmat Enkau limpahkan kembali untuk kami
ampunan Engkau berikan untuk hamba Mu
atas segala dosa yang kian hari kian bertumpuk

Ya Allah……………….
semoga Engkau berikan kekuatan pada kami
tuk tetap beristiqomah di jalan Mu
Ramadhankan selalu hati kami
ijinkanlah kami
merasakan kembali hari yang Fitri nanti

Bagus Arianandhika copyright forum pembacaNebula

 Sudah empat  hari ini Angki menulis tentang kehilangan STNK di BLOG g’ kesampaian ya sud, ntar lagi Angki akan menulis leawt notepad trus langsung di copy ke sini

SHAa….IT

STNK

15 September 2006 kemarin Angki kan pinjam motornya si nona Rizqi Aulia Hafidha untuk keperluan pengurusan laporan Kerja Praktek di PLN APD di Jl. Embong Wungu.

Nah sebelumnya si Fauzi sudah bilang ke Angki bahwa dia di sms ma QQ motornya jangan sampai jam 10.30 WIB, coz mo di pake untuk beli bunga di acara yudisium Telkom pada malam harinya, nah angki pikir ya g’ bakalan sampe jam 10.00 WIB akan pulang kok. Nah jam 07.30 WIB si QQ udah memberikan kunci dan STNK ke Angki.

Langsung aja Angki ambil itu kunci dan pergi menuju parkiran dan mengambil motor dari mbak Rizqi Aulia Hafidha dan secepat mungkin kembali karena akan dipakai oleh yang punya. Selesai mandi dan sebagainya Angki langsung pergi menuju TKP (tempat kejadian PLN). Setelah diberi kartu parkir, Angki langsung menaruh motor dari mbak QQ menuju parkiran di tempat yang telah disediakan di sana, langsung aja Angki menuju lantai 2 APD dan menemui mbak Yuni selaku moderator dari kami (Angki dan Roni) untuk menanyakan bagaimana tentang proses penulisan laporan. Dan ternyata kita hanya disuruh untuk menulis laporan terus langsung diberikan kepada supervisor di APD unutk diperiksa dan kami disuruh untuk memberikan lembar penilaian dari kampus, dan itu diberikan oleh Bu Nuning. Setelah selesai di TKP langsung aja Angki kembali ke kampus dan nyantai di “markas besar”. Sekitar 20 menitan, si QQ datang menuju SekBEM. Dan ketika Angki memberikan kunci ke QQ,

SHii.t…

STNK-nya mah hilang entah kemana??? Angki cari dimana-mana tidak ada,

Locker….? nothing!
Backpack….? imposible
Table…? 
hei.. STNK where R u?

ampe Angki pinjam motor dari si Rio untuk kembali ke PLN dengan harapan dapat menemukan kembali STNK yang hilang. Angki bertanya ke Satpam, tukang parkir, dan keduanya tidak menemukan sama sekali yang namanya, yang bentuknya STNK

ADUuu…………….H

STNK kemanakah kamu I love U shit?

Akhirnya dengan penuh langkah gontai Angki kembali ke kampus menuju TC 1st floor bertemu dengan QQ dan meminta maaf yang sebesar-besarnya

BUT………….

QQ looks sad, WHy
 

Nanti QQ dimarahi Ki’ ma papa mama
Aduh QQ Angki mohon maap,
Maap….!

 Yasud, setelah itu Angki langsung meminta bantuan dari Bagus untuk mengantarkan ke rumah QQ agar Angki tidak langsung DOWN….!, but ketika itu Angki suruh aja si Bagus ma Adit menuju THR untuk mengambil printer.

Eng Ing Eng….! Tibalah saatnya Angki berada di rumah Oom Alim Qq’s Father. And I know he will angry to me!

BUT…. nothing happen

When I speak slowly to QQ, kalo Angki pulang entar dimarahi ya…? He em (mantuk-mantuk)

.
. .
. . .                                             g’ usah diceritakan
. . . .
 . . . . .
  . . . . . .

Pulang ke kampus, gemparlah Sekeret,

Angki lemes banget seharian itu karena, untuk mengurus STNK yang hilang, ruwetnya minta ampun dengan birokrasi Indonesia yang Shaii..t!

PASRAH DE..H